Jaga Ekosistem, Pecinta Satwa Ajak Lindungi Hewan Eksotis
- 13 Mar 2026 14:14 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Perlindungan satwa eksotis dinilai penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan spesies. Kesadaran masyarakat menjadi kunci agar hewan liar tidak semakin terancam.
Banyak orang tertarik memelihara hewan unik tanpa memahami tanggung jawab perawatannya. Padahal setiap spesies memiliki kebutuhan habitat, makanan, dan perlakuan berbeda.
Pecinta satwa eksotis, Adi Makayasa mengatakan kecintaan terhadap hewan dimulai sejak remaja. Ia tertarik pada reptil karena keunikan bentuk serta karakter setiap spesies.
“Awalnya saya tertarik karena melihat keunikan satwa dan tanggung jawab merawatnya,” ujarnya. Ketertarikan tersebut kemudian berkembang menjadi hobi memelihara reptil. 
Ia mengaku mulai fokus memelihara reptil sejak awal kuliah. Iguana menjadi hewan pertama yang membuatnya semakin tertarik mempelajari dunia reptil.
Adi kemudian bergabung dengan komunitas reptil untuk belajar lebih banyak. Pengalaman tersebut membuatnya memahami cara menangani ular dengan aman.
“Ular itu punya karakter masing-masing, jadi harus dipelajari dulu sebelum ditangani,” katanya. Ia menilai pemahaman perilaku hewan penting agar manusia tidak panik saat berinteraksi. 
Menurut Adi, keberadaan reptil seperti ular memiliki peran penting dalam ekosistem. Hewan tersebut membantu mengontrol populasi tikus yang merusak lingkungan pertanian.
Topik perlindungan satwa ini dibahas dalam dialog bersama Adi Makayasa di Studio Pro 2 RRI Semarang. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 2 Maret 2026 sore dengan tema Lindungi Mereka yang Tak Bisa Bicara.
Adi menilai perdagangan satwa ilegal menjadi ancaman serius bagi kelestarian spesies. Banyak hewan diambil dari alam tanpa mempertimbangkan dampak ekosistem.
Ia menyarankan masyarakat memahami status perlindungan satwa sebelum memeliharanya. Langkah tersebut penting agar tidak ikut mendukung perdagangan satwa ilegal.
“Kalau mau memelihara, sebaiknya membeli dari penangkaran resmi,” ujarnya. Cara ini dinilai lebih aman bagi kelestarian hewan dan lingkungan.
Adi juga mengajak generasi muda menjaga kekayaan satwa Indonesia. Menurutnya, pelestarian satwa penting agar generasi berikutnya tetap bisa mengenal keanekaragaman hayati.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....