Tips Merawat Maranta leuconeura di Dalam Ruangan
- 18 Feb 2026 15:33 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Maranta leuconeura atau yang sering disebut prayer plant dikenal karena motif daunnya yang indah serta kebiasaannya mengatupkan daun di malam hari seperti sedang berdoa. Tanaman hias ini sangat cocok ditempatkan di dalam ruangan.
Maranta leuconeura menyukai cahaya tidak langsung dan suasana yang lembap. Agar tampilannya tetap cantik dan sehat, berikut beberapa tips perawatan yang bisa Anda terapkan.
1. Perhatikan Pencahayaan
Maranta menyukai cahaya terang tetapi tidak langsung. Letakkan tanaman di dekat jendela yang mendapat sinar matahari tersaring tirai tipis.
Hindari paparan sinar matahari langsung karena bisa membuat daun terbakar dan warnanya memudar. Jika ruangan minim cahaya, Anda bisa memanfaatkan lampu tumbuh (grow light) sebagai alternatif.
2. Jaga Kelembapan Udara
Sebagai tanaman tropis, Maranta membutuhkan kelembapan yang cukup tinggi, ruangan ber-AC cenderung kering sehingga daun bisa menggulung atau ujungnya mengering. Anda bisa menyemprotkan air secara rutin, menggunakan humidifier, atau meletakkan wadah berisi air di sekitar tanaman untuk menjaga kelembapan.
3. Penyiraman yang Tepat
Media tanam harus selalu lembap tetapi tidak becek. Siram tanaman ketika bagian atas tanah mulai terasa kering.
Gunakan air suhu ruang, dan jika memungkinkan gunakan air yang sudah didiamkan semalaman agar kandungan kapurnya berkurang. Hindari genangan air di dasar pot karena dapat menyebabkan akar membusuk.
| Baca juga: Tips Menanam Ande-Ande Lumut di Pot |
4. Gunakan Media Tanam Poros
Maranta membutuhkan media tanam yang gembur dan memiliki drainase baik. Campuran tanah, cocopeat, dan sedikit perlite atau sekam bakar bisa menjadi pilihan ideal, pastikan pot memiliki lubang drainase agar air berlebih dapat keluar dengan lancar.
5. Pemupukan Secukupnya
Berikan pupuk cair khusus tanaman hias daun setiap 2–4 minggu sekali saat masa pertumbuhan. Jangan memberi pupuk terlalu sering karena dapat menyebabkan penumpukan garam pada tanah yang merusak akar.
6. Rutin Membersihkan Daun
Debu yang menempel pada daun bisa menghambat proses fotosintesis, lap daun dengan kain lembap secara perlahan agar tetap bersih dan mengilap. Selain itu, periksa juga kemungkinan adanya hama seperti kutu putih atau tungau.
7. Pangkas dan Perbanyak
Jika tanaman mulai tumbuh terlalu rimbun atau ada daun yang menguning, segera pangkas bagian tersebut. Maranta juga mudah diperbanyak dengan cara membagi rumpun saat repotting, sehingga Anda bisa memiliki tanaman baru dari indukan yang sama.
Dengan perawatan yang tepat, Maranta leuconeura akan tumbuh subur dan mempercantik ruangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....