Kurangi Limbah Rumah Tangga, Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi

  • 02 Feb 2026 12:13 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID , Semarang - Pelatihan pemanfaatan limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi digelar dalam program Litebis di Lantai 4 Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, Minggu, 1 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah rumah tangga yang bernilai guna.

Mba Uyi hadir sebagai pelatih dalam kegiatan tersebut dengan memberikan materi sekaligus praktik pembuatan lilin aromaterapi. Pelatihan ini diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang, terutama ibu-ibu rumah tangga.

Mba Uyi menjelaskan latar belakang kegiatannya berangkat dari kepedulian terhadap lingkungan. Ia melihat limbah minyak jelantah dari rumah tangga masih sangat banyak dan berpotensi mencemari lingkungan.

Menurutnya, minyak jelantah sering kali dibuang sembarangan ke saluran air atau tanah. Padahal, limbah tersebut masih dapat diolah menjadi produk yang lebih berguna dan bernilai ekonomis.

“Saya ingin ibu-ibu teredukasi terkait jelantah ini. Jelantah itu kan biasanya dibuangnya ke sungai, padahal kan ga boleh, ya,“ katanya.

Lilin aromaterapi dipilih karena tahapan pembuatannya relatif lebih sederhana. Proses ini dinilai lebih mudah dipraktikkan oleh masyarakat dibandingkan olahan lainnya.

“Paling mudah dibuat menjadi lilin aroma, karena biasanya ibu-ibu kan mager ya. Sebenarnya dibuat sabun bisa, tapi tekniknya lebih ribet," ujarnya. 

Mba Uyi menambahkan, minyak jelantah sebenarnya juga bisa diolah menjadi sabun. Namun, proses pembuatan sabun dinilai lebih rumit dan membutuhkan ketelitian ekstra.

Selain ramah lingkungan, produk lilin aromaterapi juga memiliki peluang bisnis yang menjanjikan. Dengan kemasan yang menarik, nilai jual produk dapat meningkat dan membuka sumber pendapatan baru.

“Jelantah ini diwarnai, dikasih lilin. Nanti, packaging-nya juga bisa kita bagusin atau mau dikasih pot yang lebih bagus itu juga bisa jadi peluang usaha juga buat ibu-ibu di rumah,” katanya. 

Mba Uyi berharap semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya menjaga bumi melalui pengolahan limbah yang tepat. Ia juga mengajak para ibu untuk mulai memilah sampah dari rumah sebagai langkah kecil menjaga lingkungan. 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....