Suka Adopsi Kucing? Periksakan di Klinik Bavet Terdekat

  • 30 Nov 2025 12:44 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Tren mengadopsi hewan kesayangan seperti kucing tengah mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu disampaikan oleh Drh. Tine Agustina, Medik Veteriner Bavet Semarang dalam dialog Jateng Gayeng Pro4 RRI Semarang, Selasa (25/11/2025).

"Mulai banyak masyarakat merescue (mengadopsi) hewan kesayangan seperti kucing liar domestik. Jika dahulu memelihara hewan kesayangan adalah kebutuhan tersier, sekarang mungkin lebih dari itu karena sudah dianggap sebagai 'teman dekat' oleh masyarakat," tambahnya.

Karena itulah pemerintah melalui bavet (balai veteriner) membantu dalam hal perawatan, pengobatan, dan vaksinasi hewan kesayangan. Selain itu, sosialisasi juga terus digencarkan supaya masyarakat menjadi pemilik hewan yang bertangjawab.

"Saran saya, sebelum mengadopsi hewan seperti kucing, perhatikan dahulu kondisi fisiknya. Jika kondisinya lemah, maka siapkan tempat isolasi khusus untuk pemulihan," terang dokter Tine. Adapun untuk makanan, berilah makanan-makanan yang disukai oleh kucing itu seperti wet food khusus kucing.

Jika kondisinya sudah membaik, bawalah kucing ke klinik hewan terdekat untuk diperiksa. Biasanya, Klinik Bavet Semarang memberikan obat cacing dan setelah 2 atau 3 minggu beradaptasi dengan tempat tinggal baru, kucing diberi vaksin rabies.

Selain itu, ada juga kriteria khusus untuk kucing yang masih bisa diadopsi atau direscue. Pertama, mata kucing masih menyala atau bersinar cerah.

Berikutnya adalah kulitnya yang masih elastis, jadi ketika dicubit masih bisa kembali bentuknya. Jika kulit kucing tidak elastis, tandanya kucing itu dehidrasi dan harus langsung dibawa ke klinik hewan terdekat. (Fahri Marlian)

"Yang paling penting juga adalah tetap menjaga kesehatan diri kita sendiri. Bila ingin merescue kucing liar, pakailah sarung tangan supaya tetap steril," tambah dokter Tine. (Fahri Marlian)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....