Pahami Perbedaan Vintage dan Klasik, Serupa tapi Berbeda

  • 15 Sep 2025 13:15 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Zaman sudah bergeser pada arah modernitas, yang sarat dengan hal-hal yang bersifat kebaruan atau modern. Akan tetapi, di tengah laju modernitas masih banyak orang yang tertarik dengan hal-hal yang bersifat klasik atau vintage.

Vintage atau klasik adalah istilah yang sering digunankan dalam beberapa hal atau konteks yang memiliki kemiripan, padahal sepertinya memiliki makna yang berbeda. Kedua istilah ini condong pada sesuatu hal yang berasal dari masa lalu, akan tetapi nuansanya tidak sama.

Sesuatu yang Vintage umumnya mengacu pada barang-barang dari era tertentu, biasanya yang berumur antara 20 hingga 100 tahun sebelumnya. Sebagai contoh adalah pakaian, mobil, serta furniture yang masih memiliki nilai estetika.

Pada sisi lain, istilah klasik lebih condong pada sesuatu yang dianggap abadi atau tak lekang oleh waktu. Uniknya barang klasik tidak harus berasal dari masa lalu, namun punya desain atau nilai yang masih relevan hingga kini.

Sebagai contoh, mobil tua bisa disebut vintage jika berasal dari era tertentu, namun disebut klasik jika desainnya tetap dikagumi oleh lintas generasi. Dengan kata lain, tidak semua hal yang bersifat vintage otomatis disebut klasik.

Pada dunia mode maupun desain, vintage mengacu pada era atau gaya masa lalu, sedangkan klasik mengacu pada kualitas dan ketahanan gaya. Khusus gaya klasik, bisa diciptakan kapan saja dan tidak harus berasal dari masa lampau.

Dengan demikian istilah vintage dan klasik bukan sepenuhnya sama walaupun sering dianggap sama dan cenderung tumpeng tindih. Dengan memahami perbedaan kedua istilah istilah ini, dapat membantu kita lebih tepat saat mendeskripsikan barang maupun gaya tertentu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....