Tari Gambir Anom, Gambaran Orang sedang Jatuh Cinta

  • 07 Jun 2024 18:42 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Tari Gambir Anom pertama kali dipopulerkan di Surakarta dan ditampilkan secara tunggal atau seorang diri. Tari Gambir Anom ini merupakan salah satu tarian tradisional yang kerap ditampilkan di lingkungan Keraton untuk menyambut tamu agung.

Karena ditampilkan secara tunggal, pada awalnya tarian ini hanya bisa diperagakan oleh laki-laki yang memiliki gerakan gemulai. Namun, saat ini tari Gambir Anom sudah berkembang dan dapat diperagakan juga oleh perempuan.

Menurut sejarahnya, tarian ini menggambarkan tentang seorang tokoh pewayangan yang sedang jatuh cinta. Tokoh pewayangan tersebut adalah Bambang Irawan, Putra Arjuna yang tengah jatuh cinta kepada putri kekasih hatinya.

Gerakan tari inipun menggambarkan seseorang yang sedang menghias diri. Gerakan pantomim mulai dari menata rambut, merias wajah, amaes diri, hingga berbusana rapi.

Kemudian, ada juga gerakan penari yang sedang bercermin dan berjalan mondar-mandir karena menunggu kedatangan pujaan hatinya.

Kostum tari gambir anom tergolong unik, yaitu kostum seperti tokoh pewayangan yang dilengkapi selendang. Penari menggunakan kemben warna hitam untuk pakaian bagian atas dan celana sebagai bawahnnya.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....