Alawi Frequency Ungkap Asal-usul Nama Panggung, Berawal dari Rumus Fisika
- 29 Jul 2026 13:54 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Di balik nama panggung Alawi Frequency, tersimpan kisah yang tak biasa. Musisi asal Semarang itu mengaku menemukan nama tersebut secara tidak sengaja saat mempelajari rumus gelombang pada pelajaran Fisika ketika masih duduk di bangku SMP.
Alawi mengatakan, saat itu ia mencoba mencari identitas yang lebih spesifik untuk bermusik. Hingga akhirnya, ia menemukannya secara tidak sengaja pada saat mempelajari pelajaran tersebut.
“Itu ada rumus gelombang buat ngitung berapa amplitudonya dan lain-lainnya kan, terus aku cobain satu-satu kan ada variabel-variabelnya tuh. Jadi kayak ‘Alawi Frequency’, wah kalau misal aku nggak lupa aku bawa ke rumah ini jadi nama selamanya gitu,” kisahnya dalam program Music Live Chat Weekend PRO 2 Semarang, Sabtu, 18 Juli 2026.
Lelaki yang akrab disapa Law ini, ternyata justru baru mengetahui bahwa kata ‘frequency’ tersebut justru jamak digunakan di dunia musik. Ia bahkan dengan bercanda menyebut, ia seakan merasa terpanggil saat istilah itu muncul saat produksi.
“Jadi kayak pas pembuatan di program atau di DAW gitu kan, wah ini frekuensinya disesuaiin dulu. Jadi aku kayak ngerasa dipanggil kalau, ibaratnya ngomongin soal production gitu kan,” ujarnya.
Alawi menceritakan bahwa awal kariernya di dunia musik, justru berawal dari khayalannya menjadi seorang aktor. Namun ia kemudian menemukan dunia musik, sebagai cara untuk mengekspresikan emosinya dengan lebih luas lagi dalam medium lagu.
“Untuk ngeluapin emosi tuh yang lebih luas, sebenarnya aku ngerasa kenapa nggak lagu aja ya. Itu awalnya justru nulis lagu yang bener-bener nggak ada ilmu sama sekali, dan bahkan malah paling surprising-nya tuh aku nggak riset sama sekali atau ngulik di Google,” kata Alawi.
Ia mempelajari menulis lagu secara otodidak saat itu, sehingga dari situ ia mencoba untuk membuat sebuah lagu. Alawi sendiri memang memiliki basic menguasai instrumen gitar dan piano, yang memudahkannya untuk belajar menciptakan sebuah lagu.
“Karena yang justru vakum kedua les instrumen tadi, aku ketemu identitasku sendiri yang pure dan otentik aja gitu jadi songwriter. Karena asal mulanya dari nol, jadinya aku kayak ngembangin apapun dari diriku sendiri nggak ada yang bisa berhentiin atau ngarahin yang kemana-mana banget nggak ada,” ungkapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....