“Belajar Romantis” Jadi Momen Kembalinya Asmara Setelah Hampir Satu Dekade
- 27 Jun 2026 19:08 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Band Asmara belum lama ini merilis single terbarunya, yang diberi judul “Belajar Romantis”. Single yang telah lama mereka simpan tersebut, menjadi penanda kembalinya mereka bermusik bersama setelah terakhir merilis single pada 2017.
Mereka menceritakan pada mulanya mereka dipertemukan oleh Ade dan Jeje “Govinda”, dan kemudian dibentuk dalam sebuah band yang mulanya bernama Malka. Perpindahan manajemen dan label yang menaungi mereka, membuat band yang dibentuk sejak 2009 tersebut akhirnya berubah nama menjadi Asmara.
“Kebetulan Pak Will memberikan nama kita tuh Asmara, mungkin yang lebih relate sama jenis musiknya. Asmara juga kayaknya lebih mudah diinget deh, hampir semua orang punya asmara ya walaupun kadang ketuker sama asrama,” jelas sang gitaris, Ilham di program Music Live Chat Weekend PRO 2 Semarang, Sabtu, 20 Juni 2026.
Setelah mereka merilis single berjudul “Pacar Rahasia” pada 2017, Asmara kemudian sempat mengalami kendala yang membuat mereka lama tidak merilis materi. Kendala tersebut yang akhirnya membuat materi mereka yang sudah disiapkan harus tertunda, termasuk salah satunya “Belajar Romantis” yang belum lama dirilis.
“Sebenarnya kita kangen semua sih, mungkin kita dari situ menyatukan energi yang udah lama yang harus dimunculin. Disitulah kita coba lebih intens lagi, komunikasi lagi lebih dan energi itu dapet lagi buat kita bertiga,” ungkap Pray, vokalis Asmara.
Terpisahnya mereka selama hampir satu dekade, diamini para personel Asmara menjadi proses pendewasaan mereka dalam bermusik. Keyakinan terhadap materi yang mereka simpan selama ini, membuat mereka yakin untuk kembali lagi bermusik bersama dan merilis materi-materinya.
| Baca juga: Menjadi Wali Kota Virtual di Theo Town |
“Kerasanya juga lebih dewasa sekarang ya, karena faktor perjalanan itu mempengaruhi cara kita berkomunikasi. Akhirnya lebih mateng dan lebih baik, ya memang waktunya sekarang sih,” sebut Dimas, sang drummer.
Selain menjadi lebih dewasa dalam bermusik, mereka merasa cara berdiskusi dan berkomunikasi antar personel menjadi lebih baik. Perbedaan sudut pandang yang sempat mereka rasakan di masa lalu, kini menjadi lebih teratasi seiring komunikasi yang semakin baik.
“Kalau aku lebih kepada cara saling mengertinya ya, kalau dulu mungkin bukan salah paham sih. Kita mungkin dulu beda point of view jadinya, kalau sekarang kita jadi jauh lebih ngerti aja ‘oh kenapa begini’ kayak gitu sih,” kata Ilham.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....