Mengulik Lagu"Kataji" yang dibawakan Yura Yunita di Panggung Java Jazz 2026

  • 01 Jun 2026 12:25 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Panggung Java Jazz Festival 2026 di NICE PIK 2 sukses menyisakan banyak momen magis bagi penikmat musik. Salah satu kejutan paling berkesan datang dari Yura Yunita yang tampil memukau di hadapan ribuan penggemar.

Yura menegaskan Java Jazz adalah tempat bebas membawakan daftar lagu langka yang jarang dinyanyikan di panggung biasa. Lagu berbahasa Sunda bertajuk "Kataji" menjadi magnet utama yang sukses menghipnotis penonton lewat kemegahan aransemen musiknya.

Banyak penonton mengira "Kataji" adalah lagu baru, padahal karya ini merupakan mahakarya awal karier Yura Yunita. Lagu ini diperkenalkan dalam album debut bertajuk YURA yang dirilis pada tanggal 28 November 2014 silam.

Membawakan kembali "Kataji" di Java Jazz 2026 menjadi ajang nostalgia sekaligus penegasan identitas musikalitas asli Yura. Sebagai musisi kelahiran Bandung, Yura tidak pernah melupakan jati diri dan kebudayaan dari tanah kelahiran Jawa Barat.

"Kataji" ditulis menggunakan bahasa Sunda halus yang sarat akan nilai puitis dan keindahan sastra tradisional tinggi. Demi menjaga keaslian estetika bahasa, Yura bekerja sama langsung dengan seniman sinden Sunda saat meramu liriknya.

Secara harfiah, kata "Kataji" dalam bahasa Sunda memiliki arti terpikat atau terpesona oleh sesuatu yang indah. Liriknya mengisahkan perasaan seseorang yang telanjur terpikat oleh tutur kata manis dan senyuman memikat pujaan hati.

Namun, di balik melodi riang, lagu ini menyimpan ironi karena sang pujaan hanya mempermainkan perasaan penuturnya. Sejak awal, aransemen "Kataji" dirancang megah bersama produser Ari Renaldi dengan mengawinkan unsur Broadway Jazz dan Sunda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....