Sejarah Met Gala: Dari Acara Amal ke Ikon Mode Dunia
- 05 Mei 2026 09:13 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Met Gala merupakan acara penggalangan dana tahunan untuk Costume Institute yang berada di Metropolitan Museum of Art di New York. Ajang ini penting karena menjadi sumber pendanaan utama sekaligus panggung global yang mempertemukan mode, seni, dan budaya populer.
Met Gala bermula pada 1948 sebagai acara sederhana yang digagas oleh Eleanor Lambert. Saat itu, formatnya masih berupa makan malam amal dengan harga tiket sekitar 50 dolar.
Pada dekade awal, acara ini hanya dihadiri kalangan sosialita New York dan pelaku industri mode lokal. Met Gala belum memiliki sorotan global seperti yang terlihat saat ini.
Perubahan signifikan terjadi pada 1972 ketika Diana Vreeland bergabung sebagai konsultan Costume Institute. Ia membawa konsep tema tahunan dan mengubah acara menjadi lebih artistik serta berorientasi pada selebritas.
Sejak itu, Met Gala mulai menarik perhatian tokoh terkenal dari berbagai bidang. Kehadiran selebritas dunia menjadikan acara ini sebagai sorotan media internasional setiap tahunnya.
Di bawah kepemimpinan Anna Wintour sejak 1995, Met Gala berkembang menjadi semakin eksklusif dan berpengaruh. Kurasi tamu diperluas secara global, mencakup figur dari industri hiburan, bisnis, hingga politik.
Kini, Met Gala dikenal sebagai salah satu acara paling prestisius di dunia. Perjalanannya menunjukkan bagaimana mode berevolusi menjadi bagian penting dari budaya global dan industri kreatif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....