Peran Penting Sabo di Live Action One Piece

  • 17 Mar 2026 20:10 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Kemunculan Sabo dalam versi live action "One Piece" mengejutkan penonton meskipun hanya ditampilkan sebagai cameo singkat. Momen tersebut langsung memancing berbagai teori terkait pengembangan cerita di musim selanjutnya.

Tim produksi menghadirkan Sabo sebagai petunjuk tersembunyi yang menandakan perluasan alur cerita. Sekaligus mengkonfirmasi teori lama fans "One Piece" yang menduga siapa sosok penyelamat Luffy saat berada di Loguetown.

Sabo merupakan Kepala Staf Revolutionary Army sekaligus orang kepercayaan Monkey D. Dragon, ayah Luffy. Ia berperan penting sebagai figur revolusioner yang menentang dominasi Pemerintah Dunia.

Di kisah aslinya, Sabo adalah saudara angkat Luffy dan Portgas D. Ace yang tumbuh bersama di wilayah Goa. Ikatan masa kecil mereka menjadi elemen emosional kuat yang memengaruhi perjalanan ketiganya.

Ia pernah dianggap meninggal setelah kapalnya dihancurkan oleh seorang bangsawan dunia, sebelum akhirnya diselamatkan oleh Dragon. Peristiwa itu membuatnya kehilangan ingatan dan kemudian bergabung dengan Revolutionary Army hingga naik ke posisi tinggi.

Ingatan Sabo kembali saat ia mengetahui kabar kematian Ace, yang mengubah jalan hidupnya secara signifikan. Sejak itu, ia bertekad menjaga Luffy dan meneruskan warisan Ace dengan menguasai kekuatan Mera Mera no Mi.

Setelah memakan Mera Mera no Mi, Sabo memperoleh kekuatan api yang sebelumnya dimiliki Portgas D. Ace. Ia dapat menciptakan, mengendalikan, dan berubah menjadi api, menjadikannya sangat sulit diserang secara langsung.

Kemunculan singkat Sabo dalam live action bukan hanya layanan bagi penggemar, tetapi juga sinyal akan konflik besar di masa depan. Kehadirannya membuka peluang eksplorasi cerita revolusi yang lebih luas dalam perjalanan Luffy berikutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....