Puluhan Penari Salatiga Meriahkan Hari Tari Sedunia

  • 01 Mei 2023 16:23 WIB
  •  Semarang

KBRN, Salatiga: Ribuan masyarakat Kota Salatiga berkumpul di Alun-Alun Pancasila untuk merayakan Hari Tari Sedunia dalam kegiatan Car Free Day (CFD), Minggu (30/4/2023). Perayaan Hari Tari Sedunia itu dihadiri lebih dari 70 penari dari DKS (Dewan Kesenian Salatiga), PSMT (Paguyuban Sosial Marga Tionghoa), dan PBI (Perempuan Berkebaya Indonesia).

Ketua Umum DKS, WIdo Murwadi mengungkapkan, peringatan ini ditunjukkan melalui penampilan tari modern dan tradisional yang melibatkan sekitar 70 penari dari anak-anak hingga orang tua.

“Selain Tari Wanoro, ada penampilan Tari Ular Putih dari Persaudaan Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Salatiga dan Perempuan Berkebaya Indonesia Kota Salatiga yang dirangkai dengan modern dance dan Liong,” jelasnya.

Pj. Wali Kota Salatiga, Sinoeng N. Rachmadi, yang hadir juga ikut menari dalam flashmob Tari Wanoro tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan sebuah bentuk dan bukti nyata akan toleransi yang ada di Salatiga.

“Intinya dalam Car Free Day ini adalah membangun kebersamaan di tengah-tengah keberagaman. Kota Salatiga yang dikenal kota toleran nomor dua se-Indonesia, memberikan kontribusi lewat peringatan seni, seni tari, dan juga kesenian lainnya,” jelas Sinoeng.

Selain pentas tari, dalam kegiatan perayaan Hari Tari Sedunia dan Car Free Day itu juga terdapat bazar berbagai stan makanan, pakaian, pernak-pernik, dan kerajinan tangan.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....