Musik Klasik Perlu Dikenalkan Kepada Masyarakat

  • 01 Mar 2026 00:00 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Perkembangan musik klasik di Indonesia dinilai tidak sepopuler music genre, pop atau music lainnya, namun bukan berarti tidak berkembang sama sekali. Musik klasik di tanah air menempati ceruk (niche) khusus yang didominasi oleh kalangan tertentu.

Hal tersebut dikemukakan Anggota Komisi VII DPR RI , Samuel DJ Wattimena seusai menghadiiri HOLLAND BAROQUE, konser musik klasik bersama para musisi Holland Baroque di auditorium RRI Semarang, Sabtu, 28 Februari 2026. Samuel menyatakan, musik klasik sering dianggap eksklusif dan lebih diminati kelempok tertentu.

“Musik klasik masih ditempatkan pada level tertendu karena gaya hidupnya, sehingga mereka tidak merasa, musik klasik disajikan untuk masyarakat banyak. Kini tidak banyak masyarakat yang mencerna music klasik karena frekuensinya berbeda dengan musik yang lain,” tuturnya.

Samuel menjelaskan, orang orang yang menyukai music klasik pemahamannya dalam. Karena mereka menerima music klasik sebagai frekuensi yang juga dalam, bukan sekedar hiburan sembari makan atau melakukan hal yang lain.

“Untuk mencintai music klasik masyarakat harus mendengar dan memahami dan menikamti. Karena getaran frekwensinya itu masuk kedalamnya juga cukup kuat,” katanya.

Sedangkan, untuk menumbuhkan keberadaan musik klasik di tanah air, berbagai kalangan harus sering menghadirkan, lebih sering disosialisasikan. Selain itu perlu adanya revolusi atau pendekatan baru agar music klasik lebih menarik bagi generasi muda.

Samuel mengatakan, masyarakat Jawa Tengah secara personal seharusnya dapat mendalami musik klasik, karena mereka terbisa memainkan gamelan. Frekuensi orang jawa dalam memainkan gamelan juga masuk kedalam, seperti musik klasik.

‘Musik klasik sesuatu yang masuk kedalam sukmanya. Frekuensi musik klasik dan musik gamelan sama. Karena musik klasik jawa seperti musik jawa pada dunia internasional,” ungkapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....