Jenis Pola Latte Art yang Populer di Kafe

  • 23 Feb 2026 17:36 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Latte art menjadi daya tarik visual yang menambah pengalaman menikmati kopi. Di banyak kafe, tampilan latte art sering kali menjadi ciri khas sekaligus kebanggaan barista.

Pola yang indah dan rapi menunjukkan teknik serta ketelitian dalam menyeduh kopi. Ini juga sekaligus memberikan kesan profesional kepada pelanggan.

Berikut beberapa jenis pola latte art yang populer di kafe:

1. Heart (Hati)

Pola hati adalah desain paling dasar dan paling umum dijumpai. Bentuknya sederhana namun tetap menarik.

Biasanya menjadi langkah awal yang dipelajari barista pemula karena tekniknya relatif mudah. Meski terlihat simpel, pola hati yang simetris dan bersih tetap membutuhkan kontrol tangan dan tekstur susu yang tepat.

2. Rosetta

Rosetta memiliki bentuk menyerupai daun atau pakis. Pola ini dibuat dengan teknik goyangan tangan yang konsisten saat menuang susu.

Rosetta sering dianggap sebagai simbol klasik latte art karena tampilannya elegan. Detailnya juga terlihat jelas di permukaan kopi.

3. Tulip

Tulip terdiri dari beberapa lapisan bulatan yang ditumpuk hingga membentuk pola menyerupai bunga tulip. Pola ini membutuhkan ketepatan waktu saat menuang dan menarik garis di akhir pour.

Tulip terlihat cantik dan sering menjadi favorit pelanggan karena tampilannya lebih kompleks dibanding heart.

4. Swan (Angsa)

Swan adalah pola yang lebih rumit dan biasanya dikerjakan oleh barista yang sudah berpengalaman. Bentuknya menyerupai angsa lengkap dengan leher dan sayap yang detail.

Pola ini sering menjadi “showpiece” di kafe karena menunjukkan tingkat keterampilan tinggi.

5. 3D Latte Art

Berbeda dari pola datar (flat), 3D latte art memanfaatkan busa susu yang lebih tebal. Berbentuk karakter timbul, seperti boneka kecil atau wajah hewan.

Pola ini banyak menarik perhatian karena terlihat unik dan menggemaskan, cocok untuk konten media sosial.

6. Etching Art

Selain teknik free pour (menuang langsung), ada juga teknik etching yang menggunakan alat seperti tusuk atau jarum kecil untuk menggambar di atas busa. Dengan teknik ini, barista bisa membuat gambar wajah, tulisan, atau karakter tertentu sesuai permintaan pelanggan.

Latte art yang populer di kafe umumnya mengandalkan dua hal utama, yaitu tekstur microfoam yang lembut dan teknik pouring yang stabil. Semakin halus busa susu, semakin mudah pola terbentuk dengan jelas.

Oleh karena itu, keterampilan steaming susu menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan latte art yang indah. Tak heran jika banyak kafe menjadikan latte art sebagai salah satu daya tarik utama mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....