BRI Life Sebulan Jaring 110 Ribu Nasabah AMKKM
- 26 Mar 2024 11:31 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Strategi cross selling (menjual produk tambahan) produk keuangan dilakukan BRI Life bersama perusahaan induknya BRI, salah satunya sektor asuransi. Selain konsisten merekrut nasabah baru dan menambah pendapatan BRI Group, hasil kolaborasi juga memberi kemudahan konsumen mengakses asuransi dan layanan perbankan. Berikut laporan wartawan rri.co.id, Royce Wijaya.
SOSIALISASI produk asuransi yang disampaikan tim BRI Life terhadap puluhan Relationship Manager (RM) Small and Medium BRI di sebuah resto Semarang, Senin (25/3/2024) malam, berlangsung cair. Walau berlangsung malam hari dan diluar jam kerja, tapi personel RM BRI Cabang Semarang dan Pattimura, terlihat antusias.
Peserta sosialisasi menyimak pengenalan produk asuransi, mulai Mikro Pijar, Purna Dana Syariah, Lentera, Link Optima hingga Asuransi Mikro Kecelakaan Kesehatan dan Meninggal Dunia (AMKKM). Manajer memang harus mengenal BRI Life, karena nantinya juga bakal menjual produk asuransi saat melakukan transaksi dengan nasabah BRI.
Strategi cross selling inilah yang digulirkan BRI Group untuk mewujudkan hasil optimal masing-masing perusahaan baik BRI dan BRI Life. Pegawai BRI bisa mengenalkan produk asuransi kepada nasabahnya, sedangkan Agen BRI Life juga bisa mengedukasi pembukaan rekening sebagai syarat membuka polis asuransi.
"Ada puluhan RM Small and Medium BRI Semarang Pandanaran dan Pattimura yang mengikuti sosialisasi BRI Life ini. Mereka inilah yang akan melakukan cross selling terhadap nasabah BRI, misalnya saat pencairan KUR akan ada penawaran asuransi," kata Bancassurance Regional Head (BRH) BRI Life Regional Semarang Asep Yeye Kosmara.
Pihaknya mengatakan, BRI Life menitipkan pegawainya ke BRI Kantor Cabang dan Kantor Cabang Pembantu, mereka bekerja mengikuti jam kerja bank pemerintah tersebut. Menurut Asep, produk AMKKM paling banyak diakes karena harga preminya terjangkau mulai Rp 50 ribu/ tahun.
Manfaat Produk AMKKM
AMKKM ini memiliki manfaat yaitu santunan harian rawat inap Rp 100 ribu/ hari maksimal 90 hari, dan meninggal karena kecelakaan Rp 19,5 juta. Selain itu penggantian biaya operasi Rp 2,5 juta, santunan meninggal karena sakit Rp 2,5 juta, dan cacat tetap karena kecelakaan Rp 5 juta (maksimal).
"Banyak pelaku UMKM yang mengakses AMKKM, khusus produk ini untuk BRI Life Regional Semarang dalam waktu sebulan rata-ratanya bisa menjaring 110 ribu nasabah baru," tandasnya. Selama tahun 2023, banyak di antara nasabah AMKKM yang mengajukan klaim atas nilai manfaat produk asuransi tersebut.
Nasabah BRI, Yuli yang juga memiliki pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI mengaku salah satu pemegang polis AMKKM. Pelaku usaha bidang kerajinan tangan itu tertarik untuk membeli produk AMKKM setelah mendapatkan penawaran saat pencairan KUR, karena nilai preminya terbilang murah Rp 50 ribu/ tahun.
/xcemoucthp3z1hw.jpeg)
Terproteksi AMKKM
"Ya untuk jaga-jaga saja, kita tidak akan tahu kedepannya seperti apa, mudah-mudahan kami bisa terproteksi dengan ikut AMKKM ini. Apalagi nilai manfaatnya banyak, seperti ada santunan rawat inap harian dan biaya operasi," ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan Cabang BRI Semarang Pattimura, Erwin Nur Himawan mengatakan, keberadaan agen BRI Life yang berkantor di BRI, berpotensi besar untuk menarik nasabah baru produk asuransi. "Ini juga mendekatkan nasabah BRI mengakses layanan asuransi, baik itu nasabah pinjaman maupun walk in customer (pihak yang menggunakan jasa bank, tapi tidak memiliki rekening bank-red)," ujarnya.
Dia menilai, memadukan stategi pemasaran kedua perusahaan sangat efektif, terbukti dari jumlah fee based income (keuntungan yang didapat dari setiap transaksi yang diberikan dalam jasa bank) setiap tahunnya. Bahwa, BRI Life menjadi salah satu kontributor pendapatan bagi perusahaan induknya, BRI.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....