Bersama PLN Peduli, Tukimin Bersihkan Pantai Tirang
- 13 Okt 2025 09:32 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Suara desir ombak berhembus di hari siang nan terik, saat serombongan relawan muda Program PLN Peduli memungut sampah yang terbawa ombak ke tepi Pantai Tirang, Semarang. Di antara para relawan itu, seorang pria bernama Tukimin ikut memungut helai demi helai sampah plastik.
Pria berusia 65 tahun itu bukanlah relawan. Di kesehariannya, ia memang bekerja sebagai pembersih sampah di Objek Wisata Pantai Tirang Semarang.
Dengan sigap, dia memungut sampah sambil menarik tong sampah besar walau langkahnya tidak setegap orang lain. Sebab, Tukimin merupakan seorang penyandang disabilitas tuna daksa.
Membersihkan sampah memang sudah dilakoninya sehari-hari sejak pandemi COVID-19 pada 2020 lalu. Tukimin merasa sangat senang, hari itu banyak sekali relawan yang membersihkan Pantai Tirang bersama dirinya.
Bagi Tukimin, membersihkan sampah bukan sekadar pekerjaan. Dirinya tak pernah menghitung jam kerja yang dia lakoni dengan pendapatan yang dia terima.
"Saya senang jika pantai bersih pengunjung berbahagia. Saya kerja juga sambil olahraga dan alhamdulillah sejak bekerja di sini saya tidak pernah jatuh sakit", ungkapnya bangga.
Pada hari itu, bersama ratusan relawan program PLN Peduli, ia juga ikut melaksanakan penanaman mangrove di Pantai Tirang, Kota Semarang. Sebanyak 72.400 batang mangrove ditanam di lahan seluas 20,2 hektare yang mencakup Pantai Tirang dan Desa Betahwalang, Kabupaten Demak.
Kegiatan ini menjadi upaya nyata dalam menjaga ekosistem pesisir dari ancaman abrasi dan banjir rob. Kondisi pantai di Semarang menunjukkan adanya masalah sampah yang serius, yang seringkali berasal dari sampah plastik yang terbawa arus dari daratan.
Tukimin menyampaikan, sampah menjadi ancaman bagi pantai-pantai di daerah tersebut. Ia pun berterima kasih kepada PLN dan instansi yang lain yang memprakarsai program ini.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DIY, Bramantyo Anggun Pambudi yang ditemui pada kesempatan berbeda menjelaskan, upaya menjaga kebersihan pantai merupakan tanggung jawab bersama. "Pantai merupakan sumber kehidupan bagi beberapa orang, jika pantai bersih pastinya biota laut berkembang dengan baik dan sehat, mangrove tumbuh subur dan mengurangi abrasi," ujarnya.
"Jika dilihat dari kebersihan sampah saja, sudah banyak sekali hal baik yang bisa kita dapat. PT PLN (Persero) siap bergerak bersama seluruh stakeholders dalam upaya ini", jelas Bramantyo.
Menurut Bramantyo, agenda bersih-bersih pantai dan penanaman mangrove sudah menjadi program rutin yang diselenggarakan PLN. Program PLN Peduli ini juga diintegrasikan dengan program Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah bertajuk "Mageri Segoro" yang menargetkan penanaman mangrove sebanyak 1,5 juta pohon hingga akhir Desember 2025.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....