Ini Tips Listrik Aman Selama Musim Liburan Sekolah

  • 29 Jun 2025 13:43 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Tahun Ajaran Baru Tahun 2025/2026 sudah di depan mata, waktu liburan sekolah juga sudah mulai berlangsung. Momen ini sering kali diisi dengan sekedar kumpul bersama keluarga menyalakan berbagai peralatan listrik.

Bahkan tak jarang menghabiskan waktu ke kampung halaman atau berlibur ke tempat wisata. Liburan yang menyenangkan ini tentu perlu diimbangi dengan kewaspadaan penggunaan listrik yang aman agar liburan berjalan lancar dan nyaman.

Sebagai langkah antisipasi, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DIY (PLN UID Jateng dan DIY) telah melakukan pemeriksaan dan pemeliharaan rutin terhadap seluruh infrastruktur kelistrikan. Hal itu untuk memastikan bahwa semua perangkat dan peralatan dalam kondisi prima.

PLN siap menghadapi peningkatan beban listrik yang mungkin terjadi selama liburan panjang. Terutama di daerah-daerah dengan potensi permintaan tinggi selama musim libur seperti pusat perbelanjaan dan tempat wisata.

General Manager PLN UID Jateng dan DIY, Sugeng Widodo menjelaskan, PLN hadir untuk rakyat dengan semangat 'sedia payung sebelum hujan'. PLN UID Jateng dan DIY secara rutin telah melakukan pemeliharaan preventif guna menjaga keandalan pasokan listrik ke masyarakat serta mengedukasi masyarakat terkait keamanan dalam menggunakan listrik selama musim liburan.

"Momen liburan sekolah tentu menjadi saat untuk berkumpul dan menikmati waktu bersama keluarga. Namun kita tidak boleh melupakan pentingnya keselamatan dan harus menyiapkan langkah antisipasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ucapnya.

Berikut ini tips aman meninggalkan rumah saat liburan :

1. Cabut peralatan elektronik yang tidak digunakan dari colokan listrik.

Pastikan Anda mencabut peralatan listrik yang tidak digunakan agar lebih aman dari kemungkinan terjadinya korsleting.

2. Nyalakan lampu penerangan seperlunya.

Penting untuk menjaga penerangan di beberapa titik hunian seperti teras, bagian tengah dan sisi belakang rumah agar tetap terpantau situasinya, terutama bagi yang memasang kamera pengawas (cctv).

3. Isi token/bayar tagihan listrik

Bagi masyarakat yang ingin pergi meninggalkan rumah, pastikan listrik dalam kondisi aman, dan pelanggan pra bayar bisa isi token listrik terlebih dahulu sebelum berpergian. Begitu juga bagi pelanggan pasca bayar, bisa melakukan baca meter mandiri/ fitur swacam di aplikasi PLN Mobile di tanggal 23-27 setiap bulannya, pelanggan diharapkan dapat membayar tagihan listrik sebelum tanggal 20 tiap bulannya.

4. Titipkan tetangga/petugas keamanan komplek atau melapor kepada RT setempat. Jika ada tetangga yang tidak berpergian, sebaiknya minta tolong untuk mengawasi rumah. Atau bisa juga melapor kepada Ketua RT setempat dan petugas keamanan komplek. Hal ini juga penting untuk memastikan keamanan rumah.

Sugeng Widodo menjelaskan, kini masyarakat semakin dimudahkan mengakses dan mendapatkan informasi seputar kebutuhan listrik melalui aplikasi PLN Mobile yang bisa diunduh di AppStore maupun PlayStore. Karena Lewat aplikasi PLN Mobile pelanggan PLN bisa menikmati berbagai layanan kelistrikan mulai dari pembelian token, pembayaran tagihan listrik, pengaduan kelistrikan hingga mengecek lokasi SPKLU terdekat.

Di Jateng & DIY, pihaknya menyiapkan charging point untuk Electric Vehicle (EV) berupa 291 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 190 titik. Selain itu di 492 unit Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) di 92 titik serta SPKLU Roda 2 sebanyak 66 titik.

Di setiap kantor PLN dari tingkat Kantor PLN Unit Induk Distribusi (UID) juga telah disiapkan. Termasuk, Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) hingga Unit Layanan Pelanggan (ULP) sudah dipastikan terdapat charging point.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....