Iduladha, Hari Perenungan Sejarah Tauhid dan Kuatnya Keimanan
- 06 Jun 2025 16:11 WIB
- Semarang
KBRN, Kudus: Seluruh dunia merayakan hari raya Iduladha pada hari ini, Jumat (6/6/2025). Hari Raya Iduladha ini adalah hari mengenang sejarah kuatnya keimanan Nabi Ibrahim AS.
Hal itu diungkapkan khatib salat Iduladha di Masjid Mujahidin, Desa Getas, Pejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. AKBP (Purn) Dr.H. Carto Nuryanto, MM, M.H yang juga ketua PP Polri Kudus bertindak sebagai khatib.
Pada kesempatan itu khatib Dr. Carto Nuryanto mengatakan, Iduladha bukan hanya sekedar hari raya. Akan tetapi, Iduladha merupakan hari perenungan sejarah agung, yakni sejarah tauhid dan ketaatan Nabi Ibrahim AS.
Ia menyampaikan, ujian berat diberikan oleh Allah SWT kepada Nabi Ibrahim AS. Atas perintah Allah SWT, Nabi Ibrahim AS diminta untuk menyembelih anaknya yakni Nabi Ismail AS.
“Beliau adalah seorang nabi yang digelari Khalilullah hamba kekasih Allah SWT, hidup di tengah penyembah berhala. Namun, hatinya teguh hanya menuju satu Tuhan saja, Allah Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Dr. Carto dalam uraian khatibnya.
Ketika ayahnya sendiri, yakni Azaar menjadi pembuat dan desainer patung, Nabi Ibrahim tegas menolak ikut dalam kemusyrikan. Bahkan, Nabi Ibrahim dengan sopan dan halus menasehati.
Nabi Ibrahim mengajak kaum dan ayahnya sendiri untuk patuh kepada Tuhan YME. Selain itu ketika penguasa dzalim raja Namrudz memerintahkan tentaranya untuk membakar tubuhnya, Nabi Ibrahim tetap teguh dan tangguh.
“Nabi Ibrahim AS sangat yakin, jalan yang ditempuh adalah jalan kebenaran dan kejujuran, bukan jalan kukufuran dan kepalsuan. Nabi Ibrahim AS menjadikan tauhid sebagai pondasi hidup. Tegas, lugas dan profesional dalam menyembah Allah,” tutup Dr. Carto. (Roy Kusuma)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....