Suvenir MTQ Nasional ke-31 Belum Banyak Diminati, UMKM Masih Menanti Pembeli

  • 16 Sep 2026 11:18 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Penjualan sejumlah pelaku UMKM yang berjualan di sekitar arena MTQ Nasional ke-31 di Jawa Tengah belum menunjukkan peningkatan signifikan. Bahkan, sebagian produk yang ditawarkan belum terjual meski momentum tersebut diikuti peserta dan pengunjung dari berbagai daerah.

Salah satunya dialami Wahyu, pelaku UMKM asal Bandung yang menjual pakaian dan suvenir selama gelaran MTQ Nasional ke-31. Memasuki hari-hari awal pelaksanaan, penjualan suvenir yang ditawarkannya masih belum menghasilkan omzet.

“Kalau suvenir masih nol, belum laku,” ujar Wahyu saat menunggu stan jualannya di kawasan Kantor Kawnwil Kemenag Jateng pada Rabu 16 September 2026.

Sementara itu, penjualan pakaian mulai menunjukkan pergerakan meski belum signifikan. Wahyu mengatakan omzet yang diperoleh masih berkisar Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per hari dan tidak selalu didapat setiap hari.

“Kalau baju sudah ada yang beli. Paling omzetnya Rp200 ribu sampai Rp300 ribu, itu pun kadang tidak ada,” katanya.

Menurut Wahyu, kondisi tersebut masih dapat dimaklumi karena pelaksanaan MTQ Nasional ke-31 baru memasuki hari-hari awal. Ia berharap jumlah pengunjung yang berbelanja akan meningkat menjelang berakhirnya kegiatan.

“Belum kelihatan. Harapannya menunggu akhir saja, terutama dua hari menjelang penutupan, semoga bisa lebih laris,” ujarnya.

Selain Wahyu, sejumlah pelaku UMKM dari berbagai daerah turut memanfaatkan momentum MTQ Nasional ke-31 untuk memasarkan produk. Mereka menajajakan dagangannya kepada peserta, pendamping, dan pengunjung yang datang ke Semarang.

Gelaran MTQ Nasional ke-31 menjadi momentum bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar. Event tersebut sekaligus menjadi peluang bagi UMKM memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....