Omzet UKM Jateng Corner di Bandara Melonjak, Pasar UMKM Kian Terbuka
- 01 Sep 2026 16:05 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Omzet UKM Jateng Corner di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang melonjak dalam dua tahun terakhir, dari Rp449 juta pada 2024 menjadi Rp657 juta pada 2025. Hingga Juli 2026, ruang pemasaran produk UMKM Jawa Tengah tersebut kembali membukukan omzet Rp439 juta.
Lonjakan omzet itu menjadi sinyal positif bahwa keberadaan UKM Jateng Corner semakin efektif membuka akses pasar bagi produk lokal Jawa Tengah. Galeri yang telah beroperasi sekitar tujuh tahun tersebut tidak lagi sekadar menjadi etalase, tetapi mulai menunjukkan kontribusi terhadap peningkatan pemasaran UMKM.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan, pertumbuhan omzet tersebut sejalan dengan semakin banyaknya pelaku usaha yang terlibat di UKM Jateng Corner. Kondisi itu menunjukkan ruang pemasaran di bandara memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.
“Yang paling utama adalah di UKM Corner ini semakin banyak pelaku UKM yang masuk. Ada peningkatannya, artinya merangkul UMKM-UMKM yang lain,” kata Taj Yasin saat meresmikan UKM Jateng Corner di Bandara Ahmad Yani Semarang, Selasa 1 September 2026.
Saat ini, UKM Jateng Corner menampung 142 UMKM dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Sebanyak 88 UMKM bergerak di bidang fashion, sementara 54 lainnya merupakan pelaku usaha makanan dan minuman.
Menurut Taj Yasin, bertambahnya pelaku UMKM harus diikuti dengan perluasan titik pemasaran agar pertumbuhan omzet tidak berhenti di satu lokasi. UKM Jateng Corner di bandara nantinya diharapkan terhubung dengan ruang promosi UMKM di berbagai pintu masuk Jawa Tengah, termasuk stasiun.
Dengan jaringan pemasaran yang lebih luas, produk UMKM berpeluang menjangkau konsumen dari luar daerah sejak mereka tiba di Jawa Tengah. Pengunjung juga dapat memperoleh informasi mengenai produk unggulan sekaligus sentra UMKM yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.
Selain memperluas pasar, peningkatan kualitas produk menjadi kunci untuk menjaga tren pertumbuhan omzet. Taj Yasin mendorong produk yang dipasarkan melalui UKM Jateng Corner terus dikurasi dan memenuhi standar, termasuk sertifikasi halal.
“UMKM kita ini kalau bisa juga memberikan contoh. Karena berdekatan dengan MTQ, nanti outlet juga kita kurasi, kita daftarkan ke halal,” ujarnya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah Desi Arijani mengatakan, galeri UMKM di Bandara Ahmad Yani pertama kali dibuka pada 5 Maret 2019 melalui kerja sama Pemprov Jawa Tengah dengan PT Angkasa Pura I. Setelah sekitar tujuh tahun berjalan, galeri tersebut kini direnovasi dan direbranding menjadi UKM Jateng Corner untuk memperkuat fungsi promosi dan pemasaran.
Harapannya, momentum MTQ Nasional XXXI yang digelar di Jawa Tengah pada 11–20 September 2026 menjadi peluang berikutnya untuk mendongkrak omzet UMKM. Ribuan kafilah dan tamu dari berbagai provinsi yang datang ke Jawa Tengah berpotensi menjadi konsumen baru bagi produk lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....