Cireng Naik Kelas, Inovasi Kuah Creamy Jadi Andalan Rebut Pasar Gen Z
- 23 Jul 2026 08:10 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Jajanan tradisional cireng kini hadir dengan inovasi kuah creamy untuk menarik minat konsumen, terutama generasi muda. Pemilik Cireng Kuah Creamy Neng Suci, Titi Wijayanti menghadirkan produk mengikuti tren kuliner yang sedang digemari pasar.
Titi mengatakan ide tersebut berawal dari meningkatnya minat anak muda terhadap makanan bercita rasa creamy. "Gen Z sekarang suka makanan creamy dan pedas, jadi kami menyesuaikan produk dengan selera mereka," ujarnya di siaran Santai Tapi Cuan, Selasa, 21 Juli 2026.
Selain kuah creamy, tersedia varian original dan chili oil sebagai pilihan bagi berbagai selera konsumen. Cireng yang disajikan juga berbeda karena berisi isian keju maupun ayam suwir.
Menurut Titi, inovasi dilakukan tanpa menghilangkan cireng sebagai identitas utama produk yang ditawarkan. Proses pengembangan produk diawali dari hobi memasak sebelum akhirnya menerima pesanan melalui WhatsApp.
Respons pelanggan yang positif mendorong usaha tersebut berkembang menjadi dua gerai di Kota Semarang, yakni di kawasan Tembalang dan Hasanudin. Pemilihan lokasi dilakukan berdasarkan karakter pasar yang didominasi mahasiswa, remaja, dan masyarakat yang gemar berburu jajanan.
Selain mengikuti tren, pemilik juga berupaya menjaga kualitas rasa menggunakan bahan-bahan premium. "Kami mempertahankan rasa supaya pelanggan tetap mendapatkan kualitas yang sama setiap kali membeli," kata Titi.
Proses pembuatan cireng dilakukan secara mandiri mulai pemilihan bahan hingga produksi di dapur. Pembuatan cireng membutuhkan waktu sekitar 2 - 3 jam, menyesuaikan kebutuhan pasokan setiap hari.
Menurut Titi, konsistensi promosi dan memahami kebutuhan pasar menjadi kunci mempertahankan usaha kuliner. Ia berharap inovasi produk mampu memperluas pasar sekaligus membuktikan jajanan tradisional tetap relevan mengikuti perkembangan zaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....