Debar Nobar Final Piala Dunia RRI Jadi Ruang Promosi dan Penguatan UMKM Lokal
- 19 Jul 2026 16:15 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID., Semarang - Euforia Final Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menghadirkan peluang ekonomi bagi pelaku usaha mikro. Melalui kegiatan Debar dan Nobar Piala Dunia 2026, RRI Semarang menggandeng Komunitas UMKM Rangkul untuk menghadirkan bazar yang menjadi wadah promosi sekaligus peningkatan penjualan produk lokal.
Ketua Komunitas UMKM Rangkul, Suyatno mengatakan, kegiatan nonton bareng maupun acara yang melibatkan banyak masyarakat selalu memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM. Meningkatnya aktivitas masyarakat turut mendorong konsumsi makanan, minuman, dan berbagai produk usaha kecil.
"Debar dan Nobar ini Piala Dunia ini ya, ini juga paling ada kontribusi untuk para UMKM. Baik di tingkat RT, RW maupun perusahaan banyak yang mengadakan nonton bareng, tentunya mereka mengonsumsi makanan, minuman, dan ini dampaknya bagi UMKM juga lumayan," katanya, Minggu, 19 Juli 2026.
Dalam kegiatan yang digelar di RRI Semarang, Komunitas UMKM Rangkul menghadirkan 15 pelaku usaha yang menawarkan beragam kuliner, mulai dari makanan tradisional hingga jajanan kekinian. Selain menjadi sarana berjualan, bazar juga dinilai sebagai media branding yang efektif untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat.
"Ikut bazar itu yang pertama memang mencari keuntungan. Kemudian yang kedua yang tidak kalah penting adalah branding. Jadi bukan hanya mengejar keuntungan, tetapi bagaimana para UMKM bisa mengenalkan produknya kepada masyarakat," ujarnya.
Suyatno menambahkan, tantangan terbesar UMKM saat ini masih berkaitan dengan daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih. Di sisi lain, jumlah pelaku UMKM yang terus bertambah membuat persaingan semakin ketat sehingga pelaku usaha dituntut menjaga kualitas rasa, kemasan, legalitas usaha, hingga memperkuat pemasaran digital.
Ia juga mengapresiasi kolaborasi RRI yang tidak hanya melibatkan pelaku UMKM, tetapi juga berbagai organisasi masyarakat dan komunitas sehingga kegiatan menjadi ruang berkumpul sekaligus ajang menampilkan kreativitas masyarakat. Menurutnya, sinergi seperti ini mampu memperluas pasar bagi UMKM sekaligus menghidupkan ekonomi lokal.
Suyatno berharap kolaborasi antara pemerintah, media, dunia usaha, dan komunitas dapat terus diperkuat agar pelaku UMKM memiliki lebih banyak akses promosi dan pemasaran. Ia menegaskan, kemajuan UMKM tidak dapat dicapai sendiri, melainkan membutuhkan dukungan seluruh pihak agar usaha kecil mampu berkembang dan naik kelas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....