UMKM Kreatif Hidupkan Kembali Pakaian Lama lewat Jasa Repaint

  • 23 Jun 2026 16:14 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID., Semarang - Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup berkelanjutan, jasa pewarnaan ulang atau repaint pakaian menjadi salah satu alternatif untuk memperpanjang usia pakai pakaian sekaligus mengurangi limbah tekstil. Inovasi tersebut dikembangkan oleh UMKM Celoom Repaint di Kota Pekalongan.

Owner Celoom Repaint, M. Miladiyal Huda, mengatakan usaha tersebut berawal dari keresahan melihat banyak pakaian yang masih layak pakai namun tidak digunakan lagi karena warnanya telah memudar. Bersama rekan-rekannya, ia kemudian membuka layanan repaint untuk mengembalikan tampilan pakaian agar terlihat lebih segar.

Menurutnya, layanan yang diberikan berfokus pada proses pewarnaan ulang serat kain guna memperbarui warna pakaian yang telah kusam. Berbeda dengan metode pewarnaan konvensional yang menggunakan air panas, Celoom Repaint menerapkan teknik pewarnaan dengan air dingin sehingga pakaian dapat langsung digunakan setelah proses selesai.

“Banyak pakaian di sekitar kita yang sebenarnya masih layak pakai, tetapi tidak digunakan lagi karena warnanya sudah kusam. Melalui repaint, pakaian tersebut bisa digunakan kembali,” ujarnya, Senin, 22 Juni 2026.

Selain warna standar seperti hitam, navy, cokelat, dan abu-abu, pelanggan juga dapat mengajukan permintaan warna tertentu sesuai kebutuhan. Layanan tersebut dapat diterapkan pada berbagai jenis pakaian, mulai dari kaos, celana, hingga jaket dan hoodie.

Ia menjelaskan, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan turut mendorong minat terhadap jasa repaint pakaian. Banyak pelanggan yang awalnya hanya memperbaiki satu atau dua pakaian kemudian kembali menggunakan layanan yang sama untuk pakaian lainnya.

“Respon masyarakat sangat positif. Selain lebih hemat, masyarakat juga mulai menyadari pentingnya memanfaatkan kembali pakaian yang masih layak pakai untuk mengurangi limbah tekstil,” katanya.

Dalam pengembangan usahanya, media sosial menjadi sarana promosi yang efektif. Melalui unggahan hasil sebelum dan sesudah proses repaint, Celoom Repaint berhasil menjangkau pelanggan tidak hanya dari Pekalongan, tetapi juga dari sejumlah daerah sekitar seperti Batang dan Pemalang.

Ke depan, ia berharap semakin banyak masyarakat yang membiasakan diri memanfaatkan kembali pakaian yang masih layak digunakan. Menurutnya, langkah sederhana tersebut dapat membantu mengurangi limbah tekstil sekaligus mendukung gaya hidup yang lebih berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....