Salatiga Buka Pelatihan Digital Marketing untuk UMKM
- 22 Jun 2026 22:00 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Salatiga – Langkah konkret dalam mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar melek teknologi terus digencarkan oleh Pemerintah Kota Salatiga. Wali Kota Salatiga secara resmi membuka Pelatihan Digital Marketing yang diinisiasi oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Salatiga di Ruang Plumpungan Lantai 4 Gedung Setda Kota Salatiga, Senin 22 Juni 2026.
Agenda strategis ini diselenggarakan dengan harapan besar dapat mendongkrak kemampuan para peserta dalam meningkatkan daya saing produk usaha yang mereka miliki di kancah pasar digital. Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., menegaskan, sektor UMKM memegang peranan krusial sebagai tulang punggung perekonomian daerah yang berkontribusi langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Oleh sebab itu, adaptasi terhadap ekosistem digital menjadi sebuah keharusan yang tidak bisa ditawar lagi. Perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen menuntut para pelaku usaha untuk terus beradaptasi dan berinovasi.
"Pemanfaatan digital marketing menjadi sarana efektif untuk memperluas pasar, meningkatkan penjualan, dan membangun merk produk," tegas Robby di hadapan para peserta. Sejalan dengan visi tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Salatiga, Dr. Bayu Joko Mulyono, S.Sos., M.Si., memaparkan bahwa esensi utama dari kegiatan ini adalah untuk memacu pertumbuhan serta memastikan keberlanjutan usaha para pelaku UMKM lokal agar tidak tergerus zaman.
"Kegiatan ini diikuti sebanyak 30 UMKM selama tiga hari yakni sejak tanggal 22 hingga 24 Juni 2026. Kami juga mengundang tenaga pengajar dari LPK Kompetensi Indonesia, Bapak Ridwan," urai Bayu merinci pelaksanaan taktis pelatihan.
Di akhir arahannya, Wali Kota Salatiga turut memberikan catatan penting kepada jajaran Dinas Koperasi dan UKM untuk tidak melepas para peserta begitu saja setelah acara usai. Dinas terkait diinstruksikan untuk konsisten melakukan monitoring berkala dan pembinaan lanjutan pasca-pelatihan. Langkah pengawasan ini dinilai sangat penting sebagai tolak ukur akurat untuk melihat sejauh mana keberhasilan pelatihan dalam memberikan dampak ekonomi yang nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat luas. (eka)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....