Harga Daging Sapi di Kabupaten Batang Naik, Pengusaha Bakso Pilih Kurangi Porsi

  • 22 Jun 2026 10:42 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Batang - Kenaikan harga daging sapi di Kabupaten Batang mulai dirasakan pelaku usaha kuliner, salah satunya pengusaha bakso. Sejak harga daging sapi naik menjadi Rp140 ribu per kg pada pertengahan Juni 2026, pengusaha memilih mengurangi porsi sajian.

Kenaikan harga daging sapi dipicu oleh meningkatnya harga sapi hidup di tingkat pemasok. Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada pedagang daging, tetapi juga pelaku usaha makanan olahan yang menggunakan daging sapi sebagai bahan baku utama.

Salah satu pengusaha bakso di Batang, Sarkuwat, mengaku harus menyiasati kenaikan harga bahan baku agar harga jual kepada konsumen tetap terjangkau. Ia memilih mengurangi takaran bakso daripada menaikkan harga jual.

"Ya belinya tetap 1 kilogram setiap hari, cuma nanti porsi baksonya yang dikurangi. Harganya tetap, biar konsumen tidak kabur," ujarnya, Senin, 22 Juni 2026.

Menurut Sarkuwat, kenaikan harga daging sapi cukup membebani pelaku usaha yang setiap hari bergantung pada pasokan daging. Meski demikian, ia berusaha mempertahankan pelanggan dengan tidak menaikkan harga jual.

Ia berharap harga daging sapi dapat kembali stabil sehingga biaya produksi tidak terus meningkat dan pelaku usaha tidak kesulitan menjaga kualitas produk. "Pinginnya ya harganya normal lagi, biar nggak kesusahan," katanya.

Dampak kenaikan harga juga dirasakan pedagang daging sapi di pasar tradisional. Salah satu pedagang di Pasar Batang, Ida, mengatakan harga daging sapi naik sekitar Rp3 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp137 ribu menjadi Rp140 ribu per kilogram.

"Kenaikan harga ini membuat pembeli berkurang. Stok juga terpaksa kami kurangi karena khawatir tidak habis terjual," ujarnya.

Menurut Ida, menurunnya daya beli masyarakat membuat pedagang harus menyesuaikan jumlah pasokan setiap hari. Jika sebelumnya mampu menyediakan hingga 75 kilogram daging sapi, kini jumlah tersebut berkurang cukup signifikan.

"Biasanya stok daging sekitar 75 kilogram. Sekarang terpaksa dikurangi menjadi 40 kilogram karena pembeli juga mengurangi jumlah belanja," tuturnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....