Berawal dari Kepepet, Mompreneur Bagikan Cerita di Balik Kesegaran Boim
- 14 Jun 2026 17:22 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Menjalankan peran sebagai ibu sekaligus pengusaha bukan perkara mudah bagi banyak perempuan. Namun, kondisi sulit justru menjadi titik awal lahirnya usaha Kesegaran Boim di Semarang.
Owner Kesegaran Boim, Ajeng, menceritakan usaha tersebut dirintis hampir lima tahun lalu. Saat itu, ia mencari sumber penghasilan baru setelah kehilangan tulang punggung keluarga.
Pembahasan ini berlangsung dalam dialog di Studio Pro 2 RRI Semarang pada Selasa, 10 Juni 2026 siang. Diskusi tersebut mengangkat tema Jadi Ibu, Jadi Pengusaha, Cerita di Balik Kesegaran Boim dan Jasa Jemput Sekolah.
Ajeng mengaku memulai usaha dengan menjadi reseller minuman beku yang dipasarkan kepada lingkungan sekitar. Respons masyarakat yang positif membuatnya semakin yakin mengembangkan usaha tersebut.
Nama Boim dipilih sebagai identitas usaha karena memiliki makna personal bagi dirinya. Nama tersebut diambil dari nama panggilan almarhum suaminya saat menjadi penyiar radio kampus.
Menurut Ajeng, Kesegaran Boim kini telah berkembang menjadi lima outlet yang tersebar di Semarang. Produk utamanya berupa minuman segar dengan berbagai varian yang menyasar kalangan pelajar hingga keluarga.
“Respon masyarakat waktu itu bagus sekali dan membuat saya semakin yakin melanjutkan usaha ini,” ujarnya. Dukungan pelanggan menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan bisnisnya.
Selain mengelola usaha minuman, Ajeng juga merintis layanan jemput sekolah di kawasan Banyumanik. Layanan tersebut berawal dari kepeduliannya terhadap kebutuhan orang tua yang mencari pendamping terpercaya.
Ia menilai kepercayaan menjadi modal utama dalam menjalankan usaha jasa maupun kuliner. Karena itu, pelayanan dan hubungan baik dengan pelanggan selalu menjadi prioritas utama.
“Kita jangan hanya menjual produk, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang menyenangkan bagi pelanggan,” katanya. Menurutnya, keramahan dan pelayanan menjadi nilai yang sulit ditiru kompetitor.
Ajeng berharap kisahnya dapat menginspirasi perempuan untuk berani memulai usaha dari kemampuan yang dimiliki. Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan peluang kecil yang ada di sekitar lingkungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....