Gagas Recyclink, Mahasiswa Undip Sulap Limbah Jadi Peluang Cuan
- 14 Jun 2026 13:58 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Limbah UMKM yang sering dianggap tidak bernilai ternyata dapat menjadi peluang ekonomi baru. Gagasan tersebut melahirkan Recyclink, platform digital yang mempertemukan penjual dan pembeli limbah.
Recyclink dikembangkan oleh mahasiswa Universitas Diponegoro untuk membantu limbah tetap memiliki nilai guna. Platform tersebut berfokus pada limbah minyak jelantah, sampah organik, dan plastik bekas.
CEO Recyclink, Keiza Aqilah Bilqis, menjelaskan ide tersebut berawal dari banyaknya limbah UMKM yang terbuang. Padahal, limbah tersebut masih dapat dimanfaatkan atau dijual kepada pihak yang membutuhkan.
Menurut Keiza, Recyclink tidak mengolah limbah secara langsung menjadi produk baru. Platform tersebut berperan sebagai penghubung antara pemilik limbah dan calon pembeli.
Pembahasan ini berlangsung dalam dialog di Studio Pro 2 RRI Semarang pada Jumat, 12 Juni 2026 sore. Diskusi tersebut mengangkat tema Dari Limbah Jadi Peluang, Recyclink Mengubah Sampah Jadi Cuan.
CMO Recyclink, Shafa Sylvia Rahma, menyebut banyak masyarakat belum menyadari nilai ekonomi dari limbah. Menurutnya, limbah dapat menjadi sumber penghasilan tambahan sekaligus membantu mengurangi pencemaran lingkungan.
“Daripada limbah merusak lingkungan, lebih baik dimanfaatkan oleh pihak yang membutuhkan,” ujarnya. Cara tersebut dinilai mampu menciptakan manfaat ekonomi dan lingkungan secara bersamaan.
Saat ini Recyclink masih berada pada tahap validasi dan pengembangan jaringan pengguna. Tim terus mendata calon penjual serta membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak.
Mereka juga membuka akses bagi mahasiswa, komunitas, hingga pelaku industri yang membutuhkan limbah tertentu. Beberapa limbah bahkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan kerajinan, properti pertunjukan, hingga produk rumah tangga.
“Menjaga lingkungan bisa dimulai dari diri sendiri dan kebiasaan sederhana sehari-hari,” kata Keiza. Ia berharap semakin banyak anak muda peduli lingkungan sekaligus melihat peluang ekonomi berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....