Gandeng Palawija Batang Coffee, PUPUK Surabaya Fasilitasi Modal Bisnis Petani
- 17 Apr 2026 09:38 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang - Perkumpulan untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK) Surabaya menggelar diskusi untuk memfasilitasi akses pembiayaan dan legalitas usaha bersama, bagi para petani kopi, di Desa Kemusu Reban, Kabupaten Batang, Kamis 16 April 2026. Menghadirkan Palawija Batang Coffee, para petani mendapatkan pendampingan khusus agar hasil panennya nanti dapat terserap langsung produsen dengan harga yang bersaing.
Field Officer PUPUK Surabaya, Thoriqul Huda menerangkan, diskusi ini bertujuan untuk membantu pembiayaan bagi para petani kopi yang tergabung dalam Kelompok Usaha Pertanian Sosial (KUPPS). "Ke depan permasalahan pembiayaan akan lebih ringan bagi para petani karena saat masa panen tiba, kopi akan jadi komoditas utama," ucapnya.
Selain pembiayaan, program ini juga bertujuan memastikan petani memperoleh harga jual yang lebih menguntungkan. Selama ini, banyak petani menjual hasil panen ke tengkulak dengan harga yang cenderung rendah.
"Skema yang ditawarkan lewat diskusi ini petani mendapatkan harga dan keuntungan yang sesuai. Berbeda ketika dijual ke tengkulak," ujarnya.
PUPUK Surabaya juga berkomitmen menjalin kemitraan berkelanjutan dengan anggota KUPPS. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian petani kopi secara bertahap.
Salah satu peserta, Khusupiyah dari Kelompok Usaha Bersama Srikandi Rimba, berharap setelah dikukuhkannya kepengurusan tersebut akan berdampak positif bagi para petani kopi. Secara ekonomi, tentu hasil panen akan terjual dengan harga yang menguntungkan.
"Tadi sudah melakukan penandatanganan kerja sama dengan Pak Sutanto, selalu pengelola Palawija Batang Coffee. Insyallah nanti saat pengumpulan panen bulan Juni hingga Agustus, hasilnya lebih maksimal dan menguntungkan," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....