Pengunjung Madu Ahsfa Magelang Datang dari Berbagai Negara.
- 29 Mar 2026 12:16 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Pengunjung Madu Ashfa Dusun Tanjungsari, Desa Tanjungsari, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang tidak hanya dari wisatawan lokal, luar Provinsi, namun hingga para turis mancanegara. Turis mancanegara itu datang ke Madu Ashfa dengan menggunakan fasilitas Andong atau PW.
Mereka di antaranya dari negara Amerika Serikat, Belanda, Bangladesh dan berbagai negara lainnya. Karyawan Madu Ashfa, Heni menyatakan, untuk pengunjung di dalam negeri hampir semua wisatawan dari berbagai Provinsi di Indonesia.
Menurut dia, Madu Ahsfa dikenal para wisatawan. Selain banyak produk yang berkashiat dan variasi, juga berdirinya sudah cukup lama semenjak 2017.
“Para turis mencanegara selain menikmati keindahan alam, melihat tempat pembuatan madu Ashfa. Mereka juga banyak yang membeli berbagai jenis madu untuk oleh oleh di negaranya, “ tutur Karyawan Madu Asfha – Heni Jumat (27/3/2026).
Heni menyatakan, untuk pengunjung di dalam negeri hampir semua wisatawan dari berbagai Provinsi di Indonesia. Dikenalnya Madu Ahsfa karena berdirinya sudah cukup lama semenjak 2017.
Untuk tingkat kunjungan paling ramai pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu serta Libur Hari Besar Nasional. “ Jumat, Sabtu, Munggu, Idhul Fitri iya, pas libur tanggal merah itu pasti ramai,” tambahnya.
Madu Ashfa memproduksi berbagai macam jenis madu. Diantaranya Imofolen, Royal Jelly, Kaliandra Hitam dan Rambutan. Berkhasiat untuk meningkatkan kesehatan anak, nutrisi, meningkatkan stamina, menyembuhkan kolesterol, asam lambung, meredakan batuk dan sariawan, menetralkan gula darah dan meningkatkan vitalitas.
Sementara Humas Madu Ashfa, Aris Supriyanto menjelaskan pohon kaliandra yang berada di Kawasan Madu Ashfa cukup bagus untuk budidaya lebah. Para lebah hidupnya berkoloni, tiap koloni terdapat induk atau ratu lebah.
“ Jadi ratu lebah dalam satu kotak cuma ada satu ya, yang lain adalah pekerjanya. Tugasnya membuat sarangya dan membuat madu, terbang mengambil dari cairan bunga, disimpan diperutnya lebah dulu baru nanti dikelurkan di sarangnya ini,” terangnya.
Dalam kotak lebah, selama satu bulan madunya penuh dan saatnya untuk dipanen. Cara memanen, lebah diasap, dan baru sarangnya di sayat pakai pisau, sehingga tidak merusak sarangnya. (Dars).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....