Siswa SMAN 4 Kembangkan Bisnis Kreatif Lumora Student Company
- 13 Mar 2026 13:04 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Lumora Student Company menjadi contoh inisiatif bisnis kreatif yang dijalankan siswa sekolah menengah. Program ini mendorong pelajar belajar kewirausahaan sejak dini sekaligus menghadirkan solusi ramah lingkungan.
Lumora didirikan oleh 28 siswa kelas 10 SMAN 4 Semarang sebagai perusahaan siswa. Program ini diinisiasi Prestasi Junior Indonesia dan didukung Zurich Foundation serta Zurich Indonesia.
Perusahaan siswa tersebut lahir dari program kompetisi kewirausahaan pelajar. Peserta yang lolos seleksi tingkat kota kemudian melanjutkan tahap nasional hingga internasional.
Griselda Jonetta Prandani menjelaskan ide Lumora muncul dari keprihatinan terhadap meningkatnya sampah plastik sekali pakai. “Kami melihat masalah sampah plastik sekali pakai semakin genting,” ujarnya.
Ia menyampaikan hal tersebut saat dialog di Studio Pro 2 RRI Semarang pada Jumat, 27 Februari 2026 sore. Diskusi tersebut membahas inovasi Lumora Student Company sebagai solusi kreatif bagi generasi muda.
Tim Lumora kemudian merancang produk yang mengurangi limbah plastik sekaligus praktis digunakan. Produk utama mereka adalah tumbler lipat yang mudah dibawa generasi muda.
Selain tumbler lipat, Lumora juga memproduksi strap dan keychain dari tutup botol plastik daur ulang. Produk tersebut dibuat secara handmade oleh divisi produksi.
Aurel Mahendra Zacky menyebut produk dirancang mengikuti gaya hidup Gen Z yang praktis. “Kami ingin produk yang menyelesaikan masalah lingkungan dan tetap relevan untuk anak muda,” katanya.
Lumora Student Company memiliki enam divisi utama untuk menjalankan operasional. Divisi tersebut meliputi produksi, pemasaran, penjualan, keuangan, HRD, dan public relations.
Perusahaan siswa ini juga menjalankan program tanggung jawab sosial bagi lingkungan. Kegiatan tersebut meliputi aksi bersih sendang dan penanaman bibit pohon bersama masyarakat. 
Selain itu, Lumora mengadakan program Lumora Goes to School di SMP Negeri 12 Semarang. Program tersebut memberikan edukasi kewirausahaan kepada siswa SMP.
Produk Lumora dipasarkan melalui media sosial dan berbagai event publik. Tim juga aktif mempromosikan produk pada kegiatan Car Free Day serta acara komunitas.
Mahendra menilai pengalaman membangun bisnis sejak sekolah memberi bekal penting bagi generasi muda. “Siswa bukan penghalang untuk menjadi mandiri dan produktif,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....