Melestarikan Budaya Lewat Aksesoris Etnik, Kenali Ethnicode Semarang
- 25 Nov 2025 08:20 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Tren fashion masa kini sudah sangat beragam. Berbagai model fashion terus hidup dalam budaya masyarakat, seperti etnik, street wear, korean, dan lain sebagainya.
Etnik sebagai sebuah budaya fashion juga hadir untuk memadukan gaya ekslusif dengan sentuhan budaya, termasuk budaya khas Nusantara. Desain-desain unik kaya makna turut memberi rasa percaya diri kepada setiap penggunanya.
Hal tersebut dikemukakan oleh Eni Permani, pelaku usaha aksesoris etnik Ethnicode di Kota Semarang pada siaran Prigel Kiprah UMKM di Pro 4 RRI Semarang. Berawal sejak 2016, ia menjalankan segala proses kreatif dengan penuh dedikasi pada seni dan budaya.
Terinspirasi dari anaknya yang suka memakai fashion etnik, Eni semakin yakin mengembangkan usahanya hingga kini. Banyak tantangan sudah dihadapinya, termasuk ketika seluruh sektor mengalami dampak dari pandemi Covid-19.
Pada masa itu, ia memutar otak untuk bisa terus berhasil menjajakan aksesoris etnik. Peluang hampers prokes berisi masker batik, hand sanitizer, dan bros mini membuatnya semakin dikenal dan berkembang hingga kini.
Walau latar pendidikannya Fisika Nuklir, melalui Ethnicode, Eni berhasil membuktikan bahwa ia dapat melestarikan budaya dan memanfaatkan peluang. Selain itu, ia juga membantu memberdayakan ekonomi masyarakat melalui produk bros, kalung, gelang, dan aksesoris etnik lainnya.
Ethnicode tidak hanya menjual produk, tetapi juga membawa pesan penting tentang pelestarian budaya melalui gaya kekinian. Konsumen juga turut berpartisipasi menjaga warisan tradisi dengan mengenakan produk etnik berkualitas tinggi tersebut.
Saat ini, produknya sudah dapat ditemui dan dibeli pada beberapa hotel di Kota Semarang, Kabupaten Semarang, dan pusat oleh-oleh. Produknya juga dapat dilihat dan dibeli melalui kanal media sosial Instagram @ethnicode.
Dengan pendekatan digital marketing lewat media sosial, Ethnicode juga semakin memperkuat branding serta menjangkau konsumen yang lebih luas. Strategi ini dapat dicontoh untuk menjadikan produk UMKM lebih mudah ditemukan, terlebih oleh generasi muda.
Dengan harga yang terjangkau, misi Eni untuk memperkenalkan fashion etnik kepada anak muda terus dijalankan hingga kini. Usaha aksesoris etnik juga dapat dicontoh sebagai salah satu inspirasi dan referensi berwirausaha dengan misi melestarikan budaya khas Nusantara. (cel)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....