Batik Warna Alam SiPutri Tumbuh dari Kreativitas Lokal

  • 11 Nov 2025 10:22 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Kreativitas dalam melestarikan budaya batik terus bermunculan dari generasi muda. Salah satunya datang dari Putri Merdekawati, pendiri Batik Warna Alam SiPutri di Semarang, yang memanfaatkan potensi lokal.

Berkarya sejak 2017, Putri menghadirkan konsep batik yang tidak hanya indah, tetapi juga ramah lingkungan. Selama ini, ia menggunakan bahan pewarna alami dari lingkungan sekitar.

Batik yang dibuat Putri menggunakan bahan pewarna dari daun-daunan dan rempah-rempah yang biasa diolah menjadi jamu. “Bahan alami tersebut menghasilkan warna lembut dan khas, memberikan karakter tersendiri bagi setiap helai kain batik yang dihasilkan,” ujarnya dalam dialog Pro 4 RRI Semarang, Selasa (11/11/2025).

Putri menjelaskan, kecintaannya pada batik bermula dari filosofi yang terkandung dalam setiap motif. Baginya, sebelum membuat batik, pembatik harus memahami makna dan karakter dari motif yang akan dibuat.

Selama 8 tahun menekuni dunia batik, Putri terus berinovasi dalam menciptakan motif dan warna baru tanpa meninggalkan nilai tradisi. Ia juga aktif berbagi ilmu kepada generasi muda, agar batik tetap menjadi warisan yang relevan di tengah perkembangan zaman.

Keberadaan batik karyanya menjadi bukti bahwa seni tradisi mampu beradaptasi dengan tren modern tanpa kehilangan jati diri. Produk batik yang dihasilkannya kini mulai dikenal di berbagai daerah karena keunikan warna dan maknanya yang mendalam.

Putri berharap semakin banyak anak muda yang tertarik melestarikan batik dengan cara yang kreatif dan berkelanjutan. Melalui karyanya, ia ingin menunjukkan bahwa mencintai budaya bisa sejalan dengan menjaga alam dan membuka peluang ekonomi yang menjanjikan. (APR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....