UMKM dan Industri Halal Berpotensi Jadi Penggerak Ekonomi Syariah Jateng

  • 06 Okt 2026 14:28 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di Jawa Tengah. Besarnya jumlah UMKM, terutama yang bergerak di sektor makanan dan minuman, menjadi peluang yang dapat terus dikembangkan.

Pengamat ekonomi dari Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Dr. Heri Prabowo, S.E., M.M., mengatakan Jawa Tengah memiliki pasar yang besar untuk pengembangan produk halal. "Kita bisa melihat dari jumlah penduduk Jawa Tengah yang sangat besar, kemudian mayoritas penduduk yang muslim, sehingga ini menjadi pasar yang potensial," katanya dalam wawancara bersama RRI, Selasa, 6 Oktober 2026.

Menurutnya, industri makanan dan minuman menjadi salah satu sektor yang paling menjanjikan karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari. Sebagian besar UMKM juga bergerak di sektor tersebut sehingga memiliki peluang besar untuk masuk dan memperkuat ekosistem industri halal.

"Industri UMKM di Indonesia, khususnya Jawa Tengah, banyak sekali. Kemudian dari UMKM itu banyaknya adalah food and beverage. Tentu kalau sifatnya makanan dan minuman itu kebutuhannya orang makan minimal tiga kali sehari," katanya.

Heri menilai perhatian UMKM terhadap aspek kehalalan produk dapat menjadi kekuatan dalam mengembangkan ekonomi syariah. Produk UMKM yang telah memenuhi standar halal dinilai lebih memiliki peluang untuk memperluas pasar sekaligus menarik minat investor.

Namun, pengembangan industri halal masih menghadapi tantangan, salah satunya kemudahan pelaku UMKM dalam memperoleh sertifikasi halal. Pemerintah daerah dinilai perlu memberikan dukungan agar proses sertifikasi dapat diakses lebih mudah oleh pelaku usaha.

"Pasar yang besar ini apakah sudah digarap sepenuhnya. Kemudian terkait regulasi, mungkin perlu dukungan terhadap sertifikasi halal dan segala macam, itu juga menjadi tantangan untuk bisa menyebarkan ekonomi syariah ini," katanya.

Selain sertifikasi, promosi produk halal juga perlu diperkuat agar masyarakat mengetahui sekaligus memiliki pilihan terhadap produk yang telah mendapatkan jaminan kehalalan. Heri mengatakan, apabila dukungan regulasi, sertifikasi, promosi, dan akses pasar dapat diperkuat, UMKM Jawa Tengah berpotensi menjadi salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi syariah di daerah tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....