Pertumbuhan Ekonomi Kendal Triwulan II Capai 8,75 Persen, Tertinggi di Jateng

  • 09 Sep 2026 19:32 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kendal - Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kendal pada Triwulan II tahun 2026 sebesar 8,57 persen secara year on year, tertinggi di Jawa Tengah. Angka tersebut di atas pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang sebesar 5,71 persen maupun nasional yang sebesar 5,29 persen.

Hal itu disampaikan Kepala BPS Kendal/ Ade Sandi Parwoto saat press release yang digelar di Ruang Ngesti Widhi Setda Kendal, Rabu, 9 September 2026. Ade menjelaskan, penyumbang utama pertumbuhan ekonomi di Kendal adalah industri pengolahan yang kontribusinya sebesar 3,77 atau 43 persen lebih.

"Kemudian disusul sektor pertanian yang kontribusinya 1,90 atau 17 persen dan ketiga adalah perdagangan yang kontribusinya sebesar 1,08 atau 12 persen. Jika digabungkan dari industri, pertanian dan perdagangan, kontribusinya mencapai 6 persen dari 8,57 persen," jelasnya.

Ade Sandi mengatakan, Pemda Kendal harus mempunyai strategi, agar angka pertumbuhan ekonomi yang tinggi dapat berpengaruh terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. Pemda Kendal harus mendorong investasi setinggi-tingginya, karena akan menggerakkan ekonomi masyarakat.

"Investasi yang masuk pasti akan menggerakkan ekonomi, yang menciptakan perusahaan baru. Dengan adanya pembangunan pabrik, maka berdampak pada peningkatan efek berganda dari sektor lainnya," ujarnya.

Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari mengatakan, harapan Pemda Kendal, pertumbuhan ekonomi itu menjadi upaya untuk menggerakkan indikator makro yang lain. UMKM bisa berjalan, penurunan angka kemiskinan, peningkatan lapangan pekerjaan dan kesejahteraan rakyat bisa meningkat.

"Upaya yang dilakukan, harus ada kolaborasi dan sinergitas seluruh stakeholder. Tidak hanya pemerintah pusat, juga provinsi, kabupaten, dunia usaha dan dunia industri, juga masyarakat harus menjaga kondusivitas, jangan sampai menjadi permasalahan bagi calon-calon investor yang akan masuk ke Kendal," katanya.

Tantangan berikutnya adalah mempertahankan momentum tersebut melalui sinergi pemerintah daerah, dunia usaha, kawasan industri, akademisi dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan demikian, investasi dan geliat industri dapat terus memberikan efek berganda bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kendal. (FR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....