Ekonomi Jateng Triwulan I 2026 Tumbuh 5,89 Persen, Lampaui Nasional

  • 30 Mei 2026 14:06 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Perekonomian Jawa Tengah pada triwulan I 2026 tumbuh sebesar 5,89 persen secara tahunan (year on year/yoy). Angka tersebut lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi Pulau Jawa sebesar 5,79 persen dan nasional sebesar 5,61 persen.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho mengatakan, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah tetap kuat di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan ketahanan ekonomi daerah masih terjaga.

“Perekonomian Jawa Tengah pada triwulan I 2026 tetap menunjukkan kinerja yang kuat. Bahkan lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi Jawa maupun nasional,” kata Noor Nugroho, dalam keterangan tertulis, Sabtu, 30 Mei 2026.

Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga menjadi sumber pertumbuhan terbesar dengan kontribusi mencapai 60,01 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Konsumsi rumah tangga tumbuh 5,08 persen (yoy), meningkat dibanding triwulan sebelumnya sebesar 4,44 persen.

“Peningkatan konsumsi masyarakat terutama didorong momentum Ramadan dan Idulfitri 2026 yang meningkatkan mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi,” ujarnya. Hal ini juga tercermin dari meningkatnya Indeks Keyakinan Konsumen Jawa Tengah pada triwulan I 2026.

Selain konsumsi rumah tangga, investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tumbuh sebesar 9,61 persen (yoy). Pertumbuhan investasi ditopang pembangunan pabrik di kawasan industri dan berlanjutnya proyek strategis pemerintah, seperti pembangunan gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan Sekolah Rakyat.

Di sisi lain, konsumsi pemerintah juga tumbuh tinggi mencapai 19,36 persen (yoy). Peningkatan tersebut didorong percepatan perbaikan jalan di berbagai kabupaten/kota serta pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata menjelang mudik Lebaran.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....