Inflasi Semarang Maret 2026 Terkendali, Harga Pangan Relatif Stabil

  • 05 Apr 2026 13:04 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang- Inflasi Kota Semarang pada Maret 2026 tercatat tetap terkendali di tengah tekanan musiman, termasuk momentum Idulfitri. Stabilitas ini turut didukung oleh kondisi harga pangan yang relatif terjaga di pasaran.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Semarang, inflasi secara bulanan (month to month) mencapai 0,37 persen. Sementara itu, inflasi tahun kalender hingga Maret 2026 tercatat sebesar 0,80 persen.

Adapun inflasi tahunan (year on year) berada di angka 3,57 persen, menurun dibandingkan bulan sebelumnya yang sempat mencapai 4,65 persen. Penurunan ini menunjukkan tren inflasi yang mulai melandai.

Kepala BPS Kota Semarang, Rudi Cahyono, menjelaskan bahwa tingginya inflasi pada periode sebelumnya dipengaruhi oleh faktor low base effect. Kondisi ini terjadi akibat kebijakan diskon tarif listrik sebesar 50 persen yang diberlakukan pemerintah pada Februari 2025.

“Pada bulan sebelumnya inflasi year on year di Kota Semarang tercatat sebesar 4,65 persen. Hal itu utamanya dipengaruhi oleh low base effect karena adanya diskon tarif listrik pada awal 2025,” ujarnya, Sabtu, 4 April 2026.

Ia menambahkan, dampak kebijakan tersebut masih memengaruhi dinamika inflasi hingga Maret 2026, baik secara bulanan maupun tahunan.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kota Semarang, M. Luthfi Eko Nugroho, mengatakan kondisi harga di lapangan saat ini relatif terkendali, khususnya pada sektor pangan.

“Alhamdulillah di pangan, ketersediaan barang bisa dipastikan dan harganya masih terjangkau oleh masyarakat. Naik memang ada, tetapi tidak sampai pada level yang tidak bisa dijangkau,” katanya.

Pemerintah Kota Semarang terus melakukan pemantauan serta intervensi terhadap komoditas penyumbang inflasi, terutama bahan pangan. Koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) juga diperkuat guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Dengan kondisi tersebut, inflasi Kota Semarang dinilai masih berada dalam batas aman, sekaligus mencerminkan upaya pengendalian harga yang berjalan cukup efektif di tengah tekanan musiman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....