Ekonomi Desa Menguat, Konsumsi Jelang Lebaran 2026 Diprediksi Naik
- 06 Mar 2026 20:52 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Pergerakan ekonomi masyarakat menjelang Idulfitri 2026 diperkirakan menunjukkan tren positif. Menguatnya ekonomi desa menjadi salah satu faktor utama yang mendorong peningkatan konsumsi selama Ramadan hingga Lebaran.
Ekonom Universitas Muhammadiyah Semarang, Dr. Hardiwinoto, M.Si., menilai kondisi tahun ini relatif lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Ia menyebut musim panen di sejumlah wilayah, khususnya kawasan Pantai Utara (Pantura), turut menopang pergerakan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, hasil panen yang mulai dinikmati petani berdampak langsung pada peningkatan pendapatan rumah tangga di pedesaan. Saat pendapatan meningkat, konsumsi masyarakat pun ikut terdorong.
“Kalau tahun ini cukup bagus, di daerah Pantura sudah mulai panen dan sebagian besar masyarakat desa juga mulai menikmati hasilnya. Ketika pendapatan meningkat, otomatis konsumsi masyarakat juga meningkat,” katanya saat diwawancarai RRI, Jumat, 6 Maret 2026.
Ia menjelaskan, peningkatan konsumsi di desa tidak hanya berdampak pada aktivitas ekonomi lokal. Perdagangan dan distribusi barang antara desa dan kota membuat perputaran ekonomi turut dirasakan di wilayah perkotaan.
Selain faktor panen, inflasi yang relatif terkendali juga menjadi penopang daya beli masyarakat. Selama harga kebutuhan pokok tidak melonjak tajam, masyarakat dinilai lebih leluasa dalam membelanjakan pendapatannya.
Dengan kombinasi hasil panen yang baik dan stabilitas harga, Hardiwinoto optimistis daya beli masyarakat tetap terjaga hingga Idulfitri. Kondisi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata menjelang Lebaran 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....