Desil, Indikator Kesejahteraankah?

  • 13 Sep 2026 21:25 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Akhir-akhir ini sedang ramai diperbincangkan di berbagai platform informasi tentang istilah desil. Istilah ini sebenarnya sudah aja sejak dulu, namun kemudian menjadi ramai diperbincangkan seiring dengan adanya Sensus Ekonomi 2026.

Desil Adalah salah satu metode pengelompokkan penduduk yang didasarkan pada tingkat kesejahteraan ekonomi maupun kondisi social tertentu. Pada konteks data social ekonomi, desil digunakan untuk membagi Masyarakat ke dalam sepuluh kelompok yang memiliki karakteristik atau tingkat kesejahteraan yang relative berdekatan.

Pembagian desil ini dilakukan berdasar peringkat kondisi ekonomi rumah tangga ataupun individu dari kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah hingga paling tinggi. Tiap kelompok desil mewakili sekitar 10 persen dari keseluruhan populasi yang menjadi sasaran pendataan.

Desil 1 merupakan kelompok Masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah dan umumnya menjadi kelompok yang paling membutuhkan perhatian serta bantuan sosial. Sementara itu, desil 10 berada pada kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi dibandingkan kelompok desil lainnya.

Desil 2 hingga desil 4 mencakup kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan rendah hingga menengah bawah. Kelompok ini juga menjadi sasaran berbagai program pemerintah, utamanya apabila terdapat kriteria tambahan yang menunjukkan adanya kerentanan ekonomi di kelompok ini.

Desil 5 hingga desil 7 merupakan penggambaran kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan menengah. Kondisi ekonomi dari kelompok ini relatif lebih baik dibandingkan desil bawah, tetapi sebagian rumah tangga di dalam kelompok ini masih dapat mengalami kerentanan apabila menghadapi kenaikan harga, kehilangan pekerjaan, maupun kondisi ekonomi lainnya.

Berikutnya, untuk Desil 8 hingga desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif lebih tinggi dibandingkan kelompok sebelumnya. Akan tetapi, penentuan desil tidak semata-mata hanya berdasarkan penghasilan, karena dalam pendataan sosial ekonomi dapat digunakan berbagai indikator untuk menggambarkan kondisi rumah tangga secara lebih menyeluruh.

Dengan pemahaman mengenai desil ini penting karena dapat membantu pemerintah dalam menentukan sasaran kebijakan dan program secara lebih tepat. Posisi desil dapat berubah mengikuti pembaruan data serta kondisi sosial ekonomi rumah tangga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....