Puluhan Ribu Transaksi Sepekan, Warga Jateng Makin Gemar Bayar Pakai QRIS
- 31 Agt 2026 11:58 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Penggunaan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) semakin diminati masyarakat Jawa Tengah. Selama sepekan pelaksanaan Pekan QRIS Nasional (PQN) Jawa Tengah 2026, tercatat 33.087 transaksi dengan nominal mencapai Rp149,78 juta.
Capaian tersebut menunjukkan transaksi nontunai semakin menjadi bagian dari aktivitas pembayaran masyarakat. Bank Indonesia (BI) Jawa Tengah pun terus memperluas edukasi dan pengalaman penggunaan QRIS agar pembayaran digital semakin mudah diterima berbagai kalangan.
Pekan QRIS Nasional Jawa Tengah digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah pada 11-17 Agustus 2026. Mengusung tema "Rayakan Digitalisasi! QRISnya Satu, Menangnya Banyak" dan slogan "Ayo Nganggo QRIS", kegiatan tersebut menyasar masyarakat dari berbagai segmen.
Kepala Bank Indonesia Jawa Tengah, Noor Nugraha menyebut edukasi penggunaan QRIS dilakukan mulai dari lingkungan pendidikan hingga masyarakat penerima bantuan sosial. Melalui QRIS Goes to Campus di Universitas Negeri Semarang, lebih dari 12 ribu mahasiswa baru mendapatkan pengalaman langsung menggunakan layanan pembayaran digital.
"Sementara melalui QRIS Goes to School, edukasi menjangkau 1.500 pelajar dan pengajar di SMK Negeri 1 Temanggung dan MAN Temanggung. Edukasi tersebut juga diarahkan untuk mengenalkan pembayaran nontunai dalam penggunaan transportasi publik," ujarnya melalui keterangan tertulis, Minggu 30 Agustus 2026.
Minat masyarakat menggunakan QRIS semakin terlihat melalui program "Ngebis Praktis Pakai QRIS" pada layanan Trans Jateng dan Trans Semarang. Promo diskon tarif umum sebesar 81 persen bagi pembayaran menggunakan QRIS dan QRIS Tap berhasil mencatat lebih dari 19 ribu transaksi selama periode program.
Antusiasme tersebut memperlihatkan pembayaran digital mulai menjadi pilihan praktis dalam mobilitas sehari-hari. Masyarakat tidak hanya mengenal QRIS sebagai metode pembayaran di pusat perbelanjaan, tetapi juga memanfaatkannya untuk membayar layanan transportasi publik.
Puncak PQN Jawa Tengah 2026 digelar melalui Pesta Rakyat "QRIS Merdeka Fest 2026" di Aloon-Aloon Masjid Agung Kauman, Kota Semarang, pada 14-16 Agustus 2026. Lebih dari 1.000 pengunjung hadir dan mengikuti berbagai kegiatan yang memperkenalkan kemudahan transaksi menggunakan QRIS.
Kegiatan tersebut menghadirkan bazar yang melibatkan 42 UMKM lokal, perlombaan, mini games, QRIS Challenge, Merchant QRIS Racing, hingga berbagai promo pembayaran. Kehadiran UMKM dalam kegiatan ini sekaligus memperlihatkan semakin luasnya pemanfaatan QRIS sebagai sarana pembayaran dalam aktivitas ekonomi masyarakat.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Andi Reina Sari, mengatakan rangkaian PQN menjadi momentum untuk memperkuat literasi dan akseptasi pembayaran digital. Menurutnya, masyarakat dan pelaku UMKM diharapkan semakin terbiasa menggunakan QRIS dalam transaksi sehari-hari.
Selain transaksi masyarakat, penggunaan QRIS juga mulai mendukung pembayaran kewajiban kepada pemerintah daerah. Dalam program pembayaran PBB-P2 di Kota Semarang, tercatat penerimaan pajak daerah sebesar Rp57,1 juta dari 134 transaksi wajib pajak melalui kanal QRIS.
Rangkaian PQN juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperluas pemasaran sekaligus mengenalkan produk kepada masyarakat. Kemudahan pembayaran membuat QRIS semakin relevan bagi pelaku usaha maupun konsumen yang menginginkan transaksi cepat dan praktis.
Bank Indonesia Jawa Tengah menilai tingginya transaksi selama PQN menjadi sinyal positif bagi perkembangan ekosistem pembayaran digital. Ke depan, kolaborasi dengan pemerintah daerah, perbankan, pelaku usaha, dan masyarakat akan terus diperkuat agar penggunaan QRIS semakin luas dan inklusif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....