Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Bank Jateng Jadi Bank Sejuta Umat
- 12 Agt 2026 19:07 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong Bank Jateng semakin dekat dengan masyarakat dan berkembang menjadi “bank sejuta umat”. Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat menjadi kunci agar Bank Jateng mampu menjadi penggerak utama perekonomian daerah.
Harapan itu disampaikan saat pembukaan Gebyar Fest 81 yang digelar Bank Jateng secara serentak pada 12-16 Agustus 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di 44 kantor cabang yang tersebar di Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Yogyakarta dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia.
“Kita perlu mengembangkan Bank Jateng menjadi bank sejuta umat. Dekat dan dimiliki oleh masyarakat,” kata Luthfi di Kantor Pusat Bank Jateng, Kota Semarang, Rabu 12 Agustus 2026.
Luthfi menegaskan, layanan dan pembiayaan Bank Jateng harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Kredit yang disalurkan tidak hanya menyasar sektor padat karya dan UMKM, tetapi juga kawasan industri, perumahan, hingga kebutuhan kendaraan masyarakat.
Menurutnya, manfaat keberadaan Bank Jateng harus dapat dirasakan hingga ke tingkat desa. Dengan demikian, peran bank milik daerah tersebut semakin kuat dalam mendukung pembangunan provinsi maupun kabupaten/kota.
Gebyar Fest 81 menghadirkan berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan pelaku usaha. Di antaranya pameran UMKM binaan Bank Jateng, peluncuran Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), serta akad kredit massal bagi ribuan debitur.
Direktur Utama Bank Jateng Bambang Widiyatmoko mengatakan, Gebyar Fest 81 tidak hanya menjadi agenda perayaan semata. Kegiatan tersebut dirancang sebagai bentuk kehadiran nyata Bank Jateng dalam mendorong kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha kecil agar mampu naik kelas. Selain itu, Bank Jateng juga memperkuat pembiayaan sektor perumahan dan kebutuhan produktif lainnya.
“Hari ini kita melakukan akad kredit massal kepada 1.100 debitur. Kredit ini fokus pada program pemerintah untuk mengentaskan dan menaikkan kelas pelaku usaha kecil serta masyarakat berpenghasilan rendah dengan nilai mencapai Rp279,1 miliar,” ujar Bambang.
Penyaluran kredit tersebut dilakukan sepanjang Juli hingga Agustus 2026 dengan berbagai skema pembiayaan. Rinciannya meliputi kredit kendaraan bermotor kepada 136 debitur senilai Rp4,77 miliar, KUR kepada 708 debitur sebesar Rp174 miliar, serta KPR-KPP kepada 256 debitur dengan plafon Rp99,1 miliar.
Pada sektor perumahan, penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) Bank Jateng telah menembus Rp1 triliun. Capaian itu menjadikan Bank Jateng sebagai Bank Pembangunan Daerah dengan penyaluran KPP terbesar di Indonesia.
Nilai tersebut masih berpotensi bertambah karena akan ada penyaluran KPP lanjutan sekitar Rp500 miliar. Bank Jateng menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pembangunan daerah melalui penguatan akses pembiayaan bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....