5 Tips Mengatur Budget Liburan Sekolah
- 27 Jun 2026 12:17 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Tahun ajaran 2025-2026 baru saja selesai, dan masa liburan sekolah yang dinantikan anak-anak telah tiba. Meski menyenangkan liburan juga menjadi tantangan bagi orang tua untuk menjaga keseimbangan finansial.
Biaya tiket wisata, transportasi, akomodasi, hingga jajan harian bisa membengkak drastis jika tidak direncanakan dengan matang. Padahal, menciptakan momen liburan yang berkesan tidak selalu harus menguras kantong atau membuat tabungan terkuras habis.
Perencanaan yang baik sejak jauh-jauh hari menjadi hal yang paling krusial, untuk menghindari kebocoran keuangan. Langkah pertama yang perlu dibuat adalah membuat batas dana maksimal yang mampu dikeluarkan.
Buat rincian pos pengeluaran secara spesifik, mulai dari biaya transportasi, penginapan, konsumsi, tiket masuk tempat wisata, hingga dana darurat untuk hal-hal tak terduga. Dengan menetapkan batas atas ini, kita akan lebih mudah mengerem keinginan belanja atau aktivitas impulsif yang sebenarnya tidak terlalu mendesak.
Tips berikutnya manfaatkan kecanggihan teknologi untuk berburu berbagai promo yang tersedia saat puncak musim liburan. Tidak perlu ragu untuk membandingkan harga tiket dan akomodasi di berbagai platform agen perjalanan online.
Selain berburu promo, memilih destinasi alternatif yang ramah di kantong juga bisa menjadi opsi cerdas. Cobalah lirik destinasi lokal yang tidak kalah menarik seperti Museum, taman kota, pantai tersembunyi, atau eduwisata di pinggiran kota sering kali menawarkan tiket masuk yang sangat terjangkau, bahkan gratis.
Liburan bersama anak-anak tentu identik dengan camilan, jika tidak diantisipasi biaya bisa membengkak untuk pos ini. Menyiapkan perbekalan dari rumah seperti air minum botol besar, camilan favorit anak, atau bahkan menu makan siang praktis untuk dinikmati di area piknik bisa menjadi solusi.
Libatkan juga anak-anak dalam proses perencanaan anggaran ini sebagai bentuk edukasi keuangan yang menyenangkan. Berikan mereka pemahaman tentang skala prioritas dengan cara yang sederhana, misalnya dengan memberi mereka anggaran jajan harian yang terbatas.
Dengan memegang kendali atas uang jajan mereka sendiri, anak-anak akan belajar memilih mainan atau makanan yang benar-benar mereka inginkan. Liburan pun tetap berjalan seru, penuh edukasi, dan yang terpenting, kondisi finansial keluarga tetap aman terkendali saat masa sekolah kembali dimulai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....