OJK Luncurkan Pintar Reksa Dana, Dorong Inklusi Keuangan dan Investasi Masyarakat

  • 28 Apr 2026 06:39 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Jakarta- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Program Investasi Terencana dan Berkala Reksa Dana (Pintar Reksa Dana) guna mendorong inklusi keuangan dan partisipasi masyarakat di pasar modal. Program ini diharapkan dapat memperluas akses investasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Peluncuran Pintar Reksa Dana dilakukan di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, pada 27 April 2026. Kegiatan ini dihadiri Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Wisyasari Dewi, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Friderica menyampaikan, program ini merupakan bagian dari reformasi pasar modal untuk memperkuat pembiayaan jangka panjang nasional. “Program ini juga menjadi bagian dari reformasi sistemik untuk memperkuat peran pasar modal sebagai pilar pembiayaan jangka panjang bagi perekonomian nasional,” kata Friderica melalui siaran pers, Senin, 27 April 2026.

Ia mengatakan, penguatan pasar modal tidak hanya bergantung pada tata kelola, tetapi juga partisipasi investor. Dengan demikian, perluasan basis investor menjadi kunci dalam menjaga integritas pasar modal Indonesia.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai kondisi pasar modal Indonesia saat ini semakin aman dan terpercaya bagi investor. “Sekarang pengawasan di pasar modal sudah diperbaiki,” ujarnya.

“Investasi Anda di pasar modal dijamin keamanannya. Pasar modal kita sudah memperbaiki integritasnya dengan baik, ke depan ini adalah tempat yang aman untuk berinvestasi,” kata Purbaya.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto juga menyambut baik program ini sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk generasi muda. “Pemerintah senantiasa berupaya untuk memperkuat perekonomian, salah satunya dengan memperluas akses pasar,” ujarnya.

“Kami juga berhadap pasar modal tidak hanya dibangun untuk hari ini tetapi untuk masa depan generasi muda. Pasar modal diharapkan dapat lebih inklusif dan tumbuh berkelanjutan,” kata Airlangga.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hasan Fawzi menyebut peluncuran ini sebagai momentum strategis untuk mempercepat inklusi investasi. “Pendalaman pasar harus dilakukan secara terintegrasi melalui upaya sinergi dari seluruh stakeholders,” kata Hasan.

Menurutnya, program Pintar Reksa Dana yang dikolaborasikan dengan Program Simuda merupakan langkah konkret untuk memperluas akses. “Juga mendorong partisipasi masyarakat lebih luas termasuk investor pemula,” ujarnya.

Peluncuran program ini juga bertepatan dengan pembukaan Pekan Reksa Dana 2026 yang digelar APRDI pada 25 April hingga 1 Mei 2026. Program Pintar Reksa Dana diharapkan menjadi kampanye nasional berkelanjutan untuk membangun kebiasaan investasi sehat sejak dini di masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....