Penukaran Uang Semakin Mudah dengan Aplikasi BI Pintar
- 05 Mar 2026 20:28 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Pekalongan – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan baru untuk pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) semakin meningkat. Untuk mempermudah proses penukaran, Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia(KPw BI) Tegal menghadirkan layanan digital berbasis aplikasi BI Pintar di sejumlah titik layanan.
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat melakukan pemesanan penukaran uang secara daring tanpa harus mengantre lama di lokasi. Cukup mengakses situs atau aplikasi BI Pintar, warga bisa memilih lokasi serta jadwal penukaran yang tersedia, termasuk di wilayah Kabupaten Pekalongan.
Kepala KPw BI Tegal, Bimala menyampaikan, layanan ini merupakan bagian dari program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (Serambi). Program tersebut rutin digelar setiap tahun untuk memastikan ketersediaan uang layak edar selama Ramadan hingga Idulfitri.
"Dengan aplikasi BI Pintar atau sistem pemesanan online, masyarakat tidak perlu datang lebih awal untuk mengantri. Semua sudah terjadwal sehingga pelayanan menjadi lebih pasti, tertib, dan nyaman,” ujarnya, Kamis, 5 Maret 2026.
Untuk memenuhi kebutuhan uang kartal pada Ramadan dan Idulfitri 2026, KPw BI Tegal menyiapkan dana sebesar Rp5,3 triliun. Jumlah ini meningkat sekitar 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, seiring proyeksi kenaikan aktivitas ekonomi dan kebutuhan uang tunai.
“Melalui program Serambi 2026, BI Tegal bersama perbankan dan mitra strategis membuka 61 titik layanan penukaran. Berlangsung mulai 19 Februari hingga 15 Maret 2026," ujarnya.
Salah satu titik layanan penukaran uang baru berada di halaman Masjid Al Muhtarom, Alun-alun Kajen, Kabupaten Pekalongan. Lokasi ini dinilai lebih mudah dijangkau dan prosesnya lebih cepat berkat sistem pendaftaran digital.
Warga Kesesi, Vera, mengaku merasakan kemudahan layanan tersebut. "Hari ini menukarkan Rp2,7 juta melalui aplikasi BI pintar, sekarang lebih cepat dan mudah," ucapnya.
Hal senada disampaikan Isti, warga Kedungwuni, yang menilai proses penukaran berlangsung praktis dan efisien. "Dari awal daftar sampai saat penukaran lebih praktis, cepat dan tidak membutuhkan waktu lama, cuma kisaran 20 menit saja," katanya.
Dengan inovasi layanan BI Pintar, proses penukaran uang di Kabupaten Pekalongan diharapkan semakin tertib dan nyaman. Masyarakat pun dapat mempersiapkan uang pecahan baru untuk merayakan Idulfitri tanpa harus menghadapi antrean panjang.