Konflik Global Picu Lonjakan Harga Emas Setahun Terakhir

  • 04 Mar 2026 10:54 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Harga emas terus menunjukkan tren kenaikan signifikan dalam setahun terakhir. Lonjakan tersebut dipicu meningkatnya ketidakpastian global, termasuk konflik di Timur Tengah.

Dalam periode satu tahun, harga emas tercatat naik hingga 85 persen. Kondisi ini membuat emas kembali dilirik sebagai instrumen investasi yang relatif aman.

Ketua Lembaga Pendidikan dan Pasar Modal Investa Semarang, Hari Prabowo, menyebut emas pada dasarnya merupakan faktor keamanan. Ketidakpastian situasi global mendorong investor beralih ke aset lindung nilai tersebut.

"Substansinya, pada dasarnya, emas merupakan faktor keamanan, ya. Jadi, semakin tidak menentu kondisi keamanan karena perang terjadi, itu yang menimbulkan kecemasan dan ketidakpastian sehingga harga emas melambung cukup tinggi," katanya saat diwawancarai RRI, Rabu, 4 Maret 2026.

Sementara itu, Pengamat Ekonomi Universitas Negeri Semarang, Bayu Bagas Hapsoro, menilai kenaikan harga emas juga mencerminkan melemahnya daya beli mata uang. Ia menyoroti potensi dampak konflik di Iran terhadap jalur perdagangan dunia.

"Yang perlu dikhawatirkan adalah, Iran ini ‘kan merupakan otoritas yang mengendalikan Selat Hormuz. Dua puluh persen lalu lintas dunia lewat di situ," ungkapnya.

Bayu menekankan pentingnya kewaspadaan dalam menyikapi dinamika global. Ia mendorong masyarakat mempertimbangkan alternatif investasi yang lebih aman.

Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak panik dalam menghadapi gejolak ekonomi global. Keputusan investasi tetap perlu dilakukan secara rasional dan terukur di tengah ketidakpastian yang berlangsung.

Rekomendasi Berita