BI Siapkan Penukaran Uang Puluhan Triliun jelang Lebaran

  • 13 Feb 2026 13:36 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Bank Indonesia (BI)bersama perbankan di Jawa Tengah(Jateng) menyiapkan kebutuhan uang kartal selama Ramadan dan Idulfitri 2026. Total nominal Uang Layak Edar (ULE) yang disiapkan mencapai Rp26,32 triliun untuk memenuhi lonjakan kebutuhan masyarakat.

"Dari jumlah tersebut, alokasi dilakukan untuk memenuhi kebutuhan perbankan. Termasuk penarikan uang tunai melalui ATM serta layanan penukaran kepada masyarakat," ujar Kepala Perwakilan BI Jateng, M. Noor Nugroho, Jumat 13 Februari 2026.

Menurutnya, sinergi ini juga diperkuat dengan pembukaan 251 titik layanan penukaran uang di berbagai daerah, seperti di wilayah kerja KPwBI Jateng, KPwBI Purwokerto, Tegal, dan Solo. "Selain melalui uang layak edar, masyarakat juga dapat memanfaatkan perkembangan transaksi pembayaran digital melalui mobile dan internet banking, serta QRIS untuk berbagai kebutuhan pembayaran," tuturnya.

Dijelaskannya, seluruh rangkaian penukaran uang itu dikemas dalam program SERAMBI 2026 bertema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah”. Penukaran uang dapat dilakukan mulai 18 Februari hingga 13 Maret 2026 di loket bank dan lokasi strategis melalui pendaftaran online lewat aplikasi PINTAR (Penukaran dan Tarik Uang Rupiah) melalui laman https://pintar.bi.go.id.

"Untuk wilayah pulau Jawa dibuka pada 13 Februari 2026, pukul 14.00 WIB hingga kuota periode pertama terpenuhi. Selanjutnya, pemesanan penukaran uang Rupiah pada periode kedua akan dibuka pada minggu keempat Februari 2026," ujarnya.

Adapun, setiap paket penukaran uang bernilai Rp5,3 juta dengan rincian pecahan yang telah ditetapkan. Skema ini dirancang agar distribusi merata dan antrean di lokasi dapat ditekan.

Dalam kesempatan ini, BI juga mengajak masyarakat mengenali keaslian uang dengan metode 3D dan merawat uang dengan prinsip 5J. Edukasi ini menjadi bagian penting menjaga Rupiah sebagai simbol kedaulatan dan stabilitas ekonomi.

"3D itu Dilihat, Diraba, Diterawang dan merawat uang Rupiah yang dimiliki dengan baik melalui 5J. Jangan dilipat-lipat, Jangan dicoret, Jangan distapler, dan Jangan dibasahi," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....