Potensi Zakat Nasional Belum Tergali Maksimal
- 13 Feb 2026 10:11 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Potensi zakat nasional dinilai sangat besar dan mampu menjadi instrumen strategis dalam menekan angka kemiskinan di Indonesia. Namun hingga kini, capaian penghimpunan zakat masih jauh dari potensi yang seharusnya bisa digali.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Imam Buchori saat memberi sambutan pada peresmian LAZNAS Abulyatama Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Tengah di Purwokerto Kamis, 12 Februari 2026.
Zakat Atasi Kemiskinan
Menurutnya, potensi zakat nasional yang sangat besar. Apabila tergali secara optimal akan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam menekan angka kemiskinan.
"Apabila potensi besar zakat di Indonesia dapat dimaksimalkan, tentu akan sangat membantu dalam menyelesaikan persoalan kemiskinan. Namun hingga saat ini, capaian penghimpunannya masih perlu terus ditingkatkan,” ungkap Imam Buchori.
Amil Zakat Jadi Kunci Himpun ZIS
Ia menegaskan, penguatan peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) maupun Lembaga Amil Zakat (LAZ) menjadi kunci dalam mendorong peningkatan penghimpunan dana zakat. Optimalisasi ini, lanjutnya, harus dibarengi dengan peningkatan literasi dan kesadaran masyarakat untuk menunaikan kewajiban zakat secara terstruktur.
“Peran amil sangat penting dalam memastikan zakat benar-benar berdampak. Pengelolaan yang profesional dan program pemberdayaan yang tepat akan memperkuat fungsi zakat sebagai solusi jangka panjang pengentasan kemiskinan,” tegasnya.
Dengan sinergi antara lembaga pengelola zakat, pemerintah, dan masyarakat, potensi zakat nasional diharapkan dapat menjadi kekuatan besar dalam mengurangi ketimpangan dan mempercepat penurunan angka kemiskinan di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....