Proof of Reserves Indodax Tembus Rp18 Triliun
- 08 Jan 2026 22:43 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Proof of Reserves (PoR) Indodax telah menembus USD 1 miliar atau Rp18 triliun, berdasarkan data yang ditampilkan pada fitur Proof of Reserves di CoinMarketCap. Pencapaian ini menegaskan komitmen Indodax untuk menjaga cadangan aset 1:1 serta mendorong transparansi yang dapat diverifikasi publik melalui data on-chain.
“Walaupun tidak diwajibkan pemerintah, Indodax berinisiatif mempublikasikan PoR sebagai bentuk transparansi. Informasi cadangan dan alamat dompet terkait dapat ditelusuri melalui blockchain, sehingga publik bisa melakukan verifikasi secara mandiri,” ujar William Sutanto, CEO Indodax melalui siaran pers, Kamis(8/1/2026).
Ia menyatakan, PoR adalah metode verifikasi kriptografis untuk menunjukkan bahwa perusahaan memiliki cadangan aset sesuai yang dilaporkan. Tujuannya, memperkuat kepercayaan publik bahwa dana pengguna dapat dipenuhi saat dibutuhkan, terutama pada periode pasar yang bergejolak.
CoinMarketCap menampilkan fitur Proof of Reserves untuk membantu pengguna melihat informasi transparansi cadangan sejumlah exchange. Termasuk, keterlacakan alamat dompet publik serta pembaruan data yang relevan.
Indodax juga mengimbau pengguna untuk tetap menerapkan langkah keamanan terbaik. “Dengan mengunakan autentikasi berlapis Multi Factor Authentication (MFA) dan pastikan perangkat dalam kondisi aman, dan waspada phishing dan social engineering,” katanya.
“Transparansi platform itu penting, tetapi edukasi keamanan pengguna juga sama pentingnya. Kami terus mendorong penggunaan keamanan berlapis dan praktik terbaik dalam menjaga akun serta perangkat,” ujar William.
Naiknya PoR umumnya mencerminkan dua hal yang sering terjadi pada fase pasar yang membaik. Pertama, ketika harga aset kripto naik, nilai cadangan yang tercatat dalam USD ikut meningkat.
Kedua, ketika arus masuk dana (inflow) dan aktivitas transaksi naik, cadangan yang tersimpan di platform juga cenderung bertambah. Dengan kata lain, PoR yang meningkat dapat sejalan dengan menguatnya harga dan bertambahnya partisipasi pasar.
Selain itu, sentimen publik terhadap kripto secara umum terlihat membaik. Ini biasanya ditandai oleh peningkatan minat investor, naiknya volume transaksi, dan bertambahnya arus masuk dana ke aset digital.
Pergerakan ini juga tidak lepas dari sentimen global, termasuk peristiwa geopolitik besar yang dapat mengubah arah pasar dalam waktu singkat. Misalnya, pada periode pemberitaan mengenai operasi AS terkait Venezuela, sejumlah pelaku pasar mencermati reaksi lintas aset. (Rel/Dars)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....