Bluebird Setujui Dividen Rp166 per Saham, Perkuat Fondasi Pertumbuhan

  • 19 Jun 2026 08:12 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Jakarta- PT Blue Bird Tbk (BIRD) mencatatkan pertumbuhan yang solid sepanjang tahun 2025 dengan membukukan pendapatan tertinggi sejak penawaran saham perdana (IPO). Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Kamis 18 Juni 2026.

Perseroan juga menetapkan dividen tunai sebesar Rp166 per saham sebagai bentuk apresiasi kepada para pemegang saham. RUPST dipimpin oleh Komisaris Utama PT Blue Bird Tbk, Bayu Djokosoetono. “Kami melihat perseroan mampu menjaga kinerja yang sehat dan disiplin berstrategi jangka panjang, Ini menjadi fondasi penting bagi Bluebird untuk terus menciptakan nilai,” ujar Bayu melalui keterangan pers.

Sementara, Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Adrianto Djokosoetono, menyampaikan, pencapaian tahun 2025 menjadi bukti konsistensi Bluebird dalam memperkuat kualitas layanan. Pihaknya fokus pada inovasi, pemanfaatan teknologi, serta perluasan kapasitas operasional terus menjadi pendorong pertumbuhan Perseroan dan memperkuat fondasi bisnis untuk jangka panjang.

Sepanjang tahun 2025, Perseroan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp5,7 triliun, meningkat 13% dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi pendapatan tertinggi sejak IPO. Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization(EBITDA) tercatat sebesar Rp1,4 triliun atau tumbuh 13%, sementara laba tahun berjalan meningkat 9% menjadi Rp643 miliar.

Perseroan juga memperkuat kapasitas operasional dengan mengoperasikan lebih dari 26 ribu armada yang didukung 58 pool, lebih dari 1.300 outlet, serta kehadiran layanan di 22 kota di Indonesia. Alokasi Laba Tahun Buku 2025 RUPST Bluebird menyetujui pembagian dividen sebesar 65,3% dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk Perseroan tahun buku 2025.

Dividen akan dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan tanggal 30 Juni 2026, dengan pembayaran yang akan dilakukan pada 10 Juli 2026. Dividen tersebut mencerminkan komitmen Perseroan untuk memberikan nilai kepada pemegang saham.

“Tentunya dengan tetap menjaga kebutuhan investasi dan penguatan struktur permodalan guna mendukung pertumbuhan jangka panjang. Sisa laba bersih akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk mendukung kebutuhan modal kerja dan pengembangan usaha Perseroan,” kata Adrianto.

Sepanjang tahun 2025, Bluebird terus melanjutkan strategi transformasi berbasis 3M (multi-product, multi-channel, dan multi-payment) sebagai fondasi pengembangan ekosistem Mobility as a Service (MaaS). Di antaranya melalui pengoperasian armada taksi Bluebird di Solo, peluncuran layanan airport shuttle di Kalimantan Timur, serta kolaborasi penyediaan layanan transportasi publik sektor bus di Jakarta untuk memperluas portofolio layanan.

Kemudian, penguatan aplikasi MyBluebird, termasuk pengembangan fitur Fixed Price yang memberikan kepastian tarif bagi pelanggan. “ Hingga integrasi pembayaran digital dengan OVO pengembangan e-voucher untuk pelanggan korporasi,” katanya.

Perseroan juga terus mengembangkan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan dan produktivitas operasional. Penggunaan AI-generated heat map dan optimalisasi dynamic fixed price membantu pengelolaan distribusi armada secara lebih efektif berdasarkan pola permintaan pelanggan secara real-time.

Dalam RUPST juga menyetujui pengangkatan kembali Bayu Priawan Djokosoetono sebagai Komisaris Utama, Noni Sri Ayati Purnomo sebagai Wakil Komisaris Utama, Sri Adriyani Lestari sebagai Komisaris, Kresna Priawan Djokosoetono sebagai Komisaris. Sementara, Adrianto Djokosoetono sebagai Direktur Utama, Sigit Priawan Djokosoetono sebagai Wakil Direktur Utama, dan Irawaty Salim sebagai Direktur untuk masa jabatan hingga ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan tahun 2029.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat layanan inti, mengembangkan segmen non-taksi, meningkatkan kontribusi kanal digital, serta menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, efisiensi operasional, dan kualitas layanan. kami optimistis dapat melanjutkan pertumbuhan secara sehat, terukur, dan berkelanjutan,” tutup Andre.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....