Perkuat Logistik, KEK Industropolis Batang Kembangkan Dryport Berbasis Rel
- 22 Apr 2026 09:06 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang — KEK Industropolis Batang memperkuat ekosistem logistik nasional melalui pengembangan dryport berbasis rel. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama sejumlah mitra strategis lintas sektor.
Kerja sama tersebut melibatkan PT Kereta Api Indonesia, PT Pelabuhan Indonesia, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah, serta Perumda Aneka Usaha Kabupaten Batang. Penandatanganan dilakukan di Ballroom Gedung Pengelola KEK Industropolis Batang, Selasa, 21 April 2026.
Pengembangan dryport ini menjadi bagian dari strategi besar dalam mengintegrasikan kawasan industri dengan sistem logistik nasional. Fasilitas tersebut dirancang untuk menghubungkan kawasan industri dengan jaringan pelabuhan laut dan distribusi darat secara lebih efisien.
Dryport Industropolis Batang akan berfungsi sebagai gerbang ekspor-impor bagi tenant kawasan. Selain itu, fasilitas ini juga menjadi pusat konsolidasi logistik regional yang mampu menekan biaya distribusi dan waktu tempuh.
Dengan konektivitas berbasis rel, ketergantungan terhadap transportasi darat diharapkan dapat berkurang. Sistem logistik pun menjadi lebih efisien dan berdaya saing.
Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kemenko Perekonomian, Ali Murtopo Simbolon, menyebut pengembangan ini sejalan dengan agenda nasional. “Penguatan konektivitas berbasis rel dan integrasi dengan pelabuhan menjadi kunci untuk menurunkan biaya logistik nasional.
“Inisiatif seperti di Industropolis Batang ini adalah contoh konkret. Bagaimana kolaborasi dapat menghadirkan solusi nyata bagi efisiensi dan daya saing ekonomi Indonesia,” ujarnya.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, menegaskan dukungan terhadap pengembangan dryport tersebut. “KAI siap mendukung penuh pengembangan dryport ini melalui penyediaan jaringan dan layanan angkutan barang berbasis rel yang andal, efisien, dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Achmad Muchtasyar, menilai dryport akan memperkuat ekosistem pelabuhan nasional. Fasilitas ini memungkinkan proses logistik dilakukan lebih dekat dengan kawasan industri.
Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, menyatakan proyek ini akan memberi dampak ekonomi signifikan bagi daerah. “Pengembangan dryport ini tidak hanya meningkatkan daya tarik investasi di Batang, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” katanya.
Direktur Utama KEK Industropolis Batang, Ngurah Wirawan, menambahkan, dryport menjadi bagian integral dari pengembangan kawasan. Kehadirannya diharapkan mampu menarik investasi sekaligus meningkatkan daya saing kawasan di tingkat global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....