Gandeng PGN, Telkom Kembangkan Data Center Berbasis Energi Hijau
- 14 Apr 2026 11:39 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Jakarta – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menjalin kolaborasi strategis untuk mengembangkan data center berbasis energi hijau. Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam mendukung akselerasi ekosistem digital sekaligus transisi energi rendah karbon di Indonesia.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini dan Direktur Utama PGN, Arief Kurnia Risdianto di Jakarta, Jumat, 10 April 2026. Dalam kerja sama ini, Telkom berperan sebagai pengembang ekosistem digital dan data center, sementara PGN menyediakan pasokan energi rendah emisi, termasuk biomethane yang berasal dari limbah minyak kelapa sawit di Sumatra.
Ruang lingkup kolaborasi mencakup studi bersama hingga penjajakan implementasi energi hijau pada ekosistem data center TelkomGroup, baik di dalam maupun luar negeri. Langkah ini menjadi fondasi penting untuk memastikan ketersediaan energi bersih yang andal dalam pengembangan data center generasi baru yang efisien dan berkelanjutan.
Senior Director of Business Performance and Assets Optimization Danantara Indonesia, Bhimo Aryanto menyebut sinergi ini sebagai upaya memperkuat kolaborasi antar-BUMN sekaligus mitra global dalam mendorong transformasi digital nasional. “Sinergi ini tidak hanya menciptakan efisiensi, tetapi juga membuka peluang nilai tambah berkelanjutan serta memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem digital regional,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin, 13 April 2026.
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini menambahkan, kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembangunan infrastruktur digital nasional andal dan berkelanjutan. “Kolaborasi ini sekaligus memperkuat kedaulatan digital Indonesia dan mendorong Indonesia sebagai regional digital hub,” kata Dian.
Di Indonesia, terdapat lima wilayah strategis pengembangan data center TelkomGroup yang berpotensi didukung pasokan energi PGN, yakni Cikarang, Batam, Serpong, Sentul, dan Surabaya. Wilayah tersebut telah terintegrasi dengan jaringan pipa gas PGN sehingga memungkinkan optimalisasi infrastruktur yang ada.
Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto menegaskan, pemanfaatan biomethane menjadi bagian penting dari transformasi PGN menuju penyedia energi rendah karbon. “PGN tidak hanya menyediakan gas bumi konvensional, tetapi juga energi bersih yang menjadi fondasi infrastruktur masa depan,” katanya.
Sejalan dengan kolaborasi domestik, TelkomGroup juga memperluas kerja sama global dalam pengembangan ekosistem green digital infrastructure, termasuk melalui kemitraan dengan Sembcorp Development Ltd. Sinergi domestik dan global ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang komprehensif dalam mendukung pengembangan AI-ready green data center, sekaligus memperkuat posisi TelkomGroup sebagai pemain kunci dalam ekosistem digital regional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....